Kisah Kedermawanan Ulama Besar Makkah Sayyid Alawi Al-Maliki

Senin, 20 Januari 2020 - 20:51 WIB
Kisah Kedermawanan Ulama...
Kisah Kedermawanan Ulama Besar Makkah Sayyid Alawi Al-Maliki
A A A
Kisah ini disampaikan oleh Al-Habib Sholeh Alaydrus seusai membaca tahlil kemudian diceritakan lagi oleh Al-Habib Quraisy Baharun (Pimpinan Ponpes As-Shidqu Kuningan) kepada jamaahnya.

Dikisahkan, Sayyid Alawi Al-Maliki , seorang ulama besar Makkah (ayah Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki) memiliki sebuah rumah peristirahatan yang besar dan indah di kawasan Mina di pinggiran Kota Makkah. Kebetulan rumah itu berdampingan dengan sebuah madrasah.

Pada suatu ketika beliau sekeluarga hendak pergi mengunjungi rumah tersebut. Setibanya di sana, keluarga beliau, istri dan anak-anaknya segera masuk ke dalam rumah, namun Sayyid Alawi tidak masuk. Beliau lebih tertarik dengan pemandangan yang ganjil ketika ia melihat para murid sekolah di samping rumahnya semua belajar di luar ruangan. Kursi dan papan tulisnya pun berada di luar ruangan.

Maka beliau pun mendatangi mereka dan bertanya ada hal apa gerangan sampai para murid harus belajar di luar ruangan. Maka para guru dan murid menjawab bahwa gedung sekolah mereka sudah habis masa kontraknya dan mereka harus keluar hari itu juga dan tak tau tahu harus kemana.

Seketika Sayyid Alawi bergegas kembali ke keluarganya yang sedang bersiap-siap untuk beristirahat di rumah mereka. Beliau berkata kepada anak istrinya, "Mari kita pulang, rumah ini bukan rumah kita lagi. Saya mewaqafkannya untuk madrasah sebelah yang lebih membutuhkan". Dan mereka pun pulang.

Berlalulah beberapa waktu sampai akhirnya sepeninggal Sayyid Alawi, putra beliau Sayyid Abbas bertanya kepada abangnya Sayyid Muhammad Al-Maliki, "Kenapa ayah kita mewaqafkan rumah yang demikian indah dan luas kepada madarasah sedangkan saya sendiri anaknya belum punya rumah?

Demikian terus menerus setiap bertemu Sayyid Abbas selalu menanyakan hal itu tanpa sekalipun dijawab oleh Sayyid Muhammad. Hingga suatu malam Beliau Sayyid Abbas bermimpi berjumpa Ayah Beliau Sayyid Alawi yang didapatinya sedang berada dalam kenikmatan alam kubur. Ayahnya berada di tempat yang indah dan jamuan makan yang luar biasa megahnya. Maka sang ayah berkata kepada Sayyid Abbas:
هذا من بركة البيت الي في منى يا عباس
Artinya:
Ini semua berkah rumah (yang aku wakafkan) di Mina Ya Abbas.

Maka ketika bangun, beliau sangat gembira dan paginya bergegas menuju rumah sang kakak Sayyid Muhammad Al-Maliki untuk menyampaikan mimpi tersebut. Ssampainya di sana sambil mendendangkan syair-syair maulid sebagai mana kebiasaan beliau ketika gembira beliau memasuki halaman kediaman sang kakak.

Tiba-tiba dari jendela tingkat atas Abuya Sayyid Muhammad menyambut kedatangan adiknya sambil senyum berkata:
هذا من بركة البيت الي في منى يا عباس
Ini semua berkah rumah (yang aku wakafkan) di Mina Ya Abbas.

Subhanallah, demikian kisah ulama yang mendermakan hartanya di jalan Allah. Hikmah yang bisa kita petik adalah kebenaran janji Allah atas ganjaran orang-orang yang mengeluarkan hartanya di jalan Allah.

Siapa Sayyid Alawi Al-Maliki?
Sayyid Alawi bin Abbas Al-Maliki Al-Hasani adalah salah seorang ulama besar Makkah pada abad lalu. Dia telah mengajar berbagai ilmu Islam di Masjidil Haram selama hampir 40 tahun. Ratusan murid dari seluruh dunia berguru kepadanya di Masjidil Haram.

Beliau dilahirkan di Makkah pada tahun 1328 Hijriyah. Hafal Al-Qur'an ketika berusia 10 tahun dan menjadi imam salat tarwih di Masjidilharam. Sayyid Alawi Al-Maliki selalu mengenakan jubah, serban (imamah) dan burdah atau rida yang biasa digunakan dan dikenakan Asyraf Makkah. Raja Faisal tidak akan membuat apa-apa keputusan berkaitan Makkah melainkan setelah meminta nasihat Sayyid Alawi.

Beliau wafat pada tanggal 25 Shafar 1391 Hijriyah atau tahun 1971. Pemkaman Beliau merupakan yang terbesar di Makkah sejak seratus tahun. Dalam tempo 3 hari sejak pemakaman Beliau, Stasiun Radio Saudi hanya menyiarkan bacaan Al-Qur'an, sesuatu yang tidak pernah dilakukan melainkan hanya untuk Beliau. Semoga Allah Ta'ala merahmatinya.
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
11 Kalam Indah Abuya...
11 Kalam Indah Abuya Muhammad bin Alawi Al-Maliki
Nasihat Berharga Sayyid...
Nasihat Berharga Sayyid Muhammad Al-Maliki Tentang Sholat
Ganjar Pranowo Silaturahmi...
Ganjar Pranowo Silaturahmi ke Ulama Besar Arab Saudi Sayyid Ahmad bin Muhammad Al Maliki
Doa setelah Iqamah Menurut...
Doa setelah Iqamah Menurut Sayyid Abdullah bin Alawi al-Haddad
Kisah Ulama Menggali...
Kisah Ulama Menggali Kuburnya Sendiri dan Khatamkan Al-Qur'an 8.000 Kali
Belajar dari Imam Al-Auzai...
Belajar dari Imam Al-Auza'i Menolak Gratifikasi, Berikut Kisahnya
Rekomendasi
Ini Penyebab Lautan...
Ini Penyebab Lautan Pertama di Bumi Tidak Berwarna Biru
Simpan Ratusan Jimat,...
Simpan Ratusan Jimat, Inilah Sosok Naas Istri Firaun
Suhu Panas Ekstrem,...
Suhu Panas Ekstrem, PBB Klaim Suhu Bumi Naik 3 Derajat Celcius
Artikel Terkini
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Fitnah Kekuasaan: Bahaya...
Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
Infografis
Kisah Perjalanan Satu...
Kisah Perjalanan Satu Dekade Islam Makhachev di UFC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved