Apakah Kami Melihat Tuhan di Hari Kiamat? Begini Jawaban Rasulullah

loading...
Apakah Kami Melihat Tuhan di Hari Kiamat? Begini Jawaban Rasulullah
Apakah Kami Melihat Tuhan di Hari Kiamat? Begini Jawaban Rasulullah
Dalam Hadis Sahih Muslim (Kitab Iman) diceritakan dialog Rasulullah SAW dengan sekelompok orang yang bertanya tentang Rabb (Tuhan) pada hari Kiamat. Ketika itu, Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW) menjelaskan panjang lebar tentang keadaan di hari Kiamat .

Berikut nash hadis yang telah diterjemahkan dari Kitab Sahih Muslim. Telah menceritakan kepadaku Suwaid bin Sa'id dia berkata, telah menceritakan kepadaku Hafsh bin maisarah dari Zaid bin Aslam dari 'Atha' bin Yasar dari Abu Sa'id Al Khudri bahwa sekelompok manusia pada zaman Rasulullah SAW bertanya, "Wahai Rasulullah! Apakah kami melihat Rabb kami pada Hari Kiamat?"

Beliau SAW menjawab, "Apakah kalian berdesak-desakan dalam melihat matahari di siang hari yang terang tanpa awan?" Mereka menjawab, "Tidak wahai Rasulullah." Beliau pun berkata, "Apakah kalian berdesak-desakan dalam melihat bulan di malam purnama yang tidak ada awannya?" Mereka menjawab, "Tidak." Lalu beliau bersabda: "Tidaklah kalian berdesak-desakan dalam melihat Rabb kalian, melainkan sebagaimana kalian (tidak) berdesak-desakan dalam melihat salah satu dari keduanya.

Pada hari kiamat , seorang penyeru akan menyerukan 'Hendaklah setiap umat mengikuti sesuatu yang dahulu mereka sembah'. Hingga tidaklah ada seorang pun yang menyembah selain Allah berupa berhala, dan patung melainkan mereka akan terjerumus ke dalam neraka. Tidak ada yang tersisa seorang pun kecuali orang yang menyembah Allah (baik itu orang yang baik dan buruk, dan sisa ahli kitab).



Orang Yahudi dipanggil dan ditanyakan kepada mereka, 'Apa yang dahulu kalian sembah?' Mereka menjawab, 'Kami dahulu menyembah Uzair, putra Allah.' Maka dikatakan, "Kalian telah berdusta, Allah tidak menjadikan istri dan anak. Lalu apa yang kalian inginkan?" Mereka menjawab, 'Kami haus wahai Rabb kami, maka berilah kami minum.'

Lalu mereka diberi isyarat pada sesuatu yang membuat mereka hilang dahaganya, mereka kemudian digiring hingga ke neraka, seakan-akan fatamorgana, sebagian memukul sebagian yang lain, lalu mereka terjerumus ke dalam neraka.'

Kemudian kaum Nasrani dipanggil, lalu mereka ditanya, "Apa yang dahulu kalian sembah?" Mereka menjawab, 'Kami dahulu menyembah Al-Masih, putra Allah.' Lalu dikatakan kepada mereka, "Kalian telah berbohong. Allah tidak mengambil istri dan anak."

Maka dikatakan kepada mereka, 'Apa yang kalian inginkan? ' Mereka menjawab, 'Kami haus wahai Rabb kami, berilah kami minum.' Beliau bersabda: "Lalu diisyaratkan kepada mereka. 'Tidakkah kalian minum.' dan mereka dikumpulkan di neraka Jahannam, seakan-akan neraka tersebut fatamorgana yang mana sebagian mereka memukul sebagian yang lain, lalu jatuh ke dalam neraka, hingga tidak tersisa melainkan orang yang menyembah Allah dari kalangan orang baik.

Allah 'Azza wa Jalla lalu mendatangi mereka dalam bentuk yang paling ringan yang dapat mereka lihat. Allah Ta'ala berfirman: "Apa yang kalian tunggu, padahal setiap umat mengikuti apa yang mereka sembah?" Mereka berkata: "Wahai Rabb kami, kami memisahkan diri dari manusia di dunia ketika kami membutuhkan apa yang kami butuhkan kepada mereka, akan tetapi kami tidak berteman dengan mereka."
halaman ke-1
cover top ayah
اِقۡرَاۡ بِاسۡمِ رَبِّكَ الَّذِىۡ خَلَقَ‌ۚ
Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan,

(QS. Al-'Alaq:1)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video