alexametrics

JQH NU Sampaikan 5 Seruan Terkait Corona, Salah Satunya Baca Ratib Al-Haddad

loading...
JQH NU Sampaikan 5 Seruan Terkait Corona, Salah Satunya Baca Ratib Al-Haddad
JQH NU Sampaikan 5 Seruan Terkait Corona, Salah Satunya Baca Ratib Al-Haddad
Pengurus Pusat Jam'iyatul Qurra' wal Huffazh (JQH) Nahdlatul Ulama (NU) mengeluarkan 5 seruan menyikapi wabah virus Covid-19. Salah satunya menyerukan agar umat Islam membaca Ratib Al-Haddad.

"Sehubungan wabah virus Corona (Covid-19) di Tanah Air semakin mengkhawatirkan dan mencermati ulasan dan analisis dari beberapa ahli kesehatan dan peneliti kompeten, PP JQH NU menyampaikan beberapa seruan kepada semua pihak," kata Ketua Umum PP Jam'iyatul Qurra' wal Huffazh NU, KH Saifullah Ma'shum dalam keterangan tertulisnya 28 Maret 2020.

Berikut 5 Seruan yang disampaikan Pengurus Pusat JQH NU:


1. Mengajak seluruh kaum muslimin untuk senantiasa meningkatkan Taqarrub Ilallah, seraya menjadikan musibah ini sebagai momentum penyadaran diri untuk memperbaiki ketakwaan dan keimanan kepada Allah Ta'ala dan meningkatkan kepedulian sosial terutama kepada yang membutuhkan. Allah Swt berfirman:
مَاۤ اَصَابَ مِنۡ مُّصِيۡبَةٍ اِلَّا بِاِذۡنِ اللّٰهِ‌ؕ وَمَنۡ يُّؤۡمِنۡۢ بِاللّٰهِ يَهۡدِ قَلۡبَهٗ‌ؕ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَىۡءٍ عَلِيۡمٌ

"Tidak ada satu musibah pun yang menimpa (seseorang) kecuali dengan izin Allah. Barangsiapa beriman kepada Allah, niscaya Allah akan memberi petunjuk ke dalam hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." (QS. At-Taghâbun: 11)
وَمَنۡ يَّـتَّـقِ اللّٰهَ يَجۡعَلْ لَّهٗ مَخۡرَجًا

"Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya." (QS. Ath-Thalaq: 2)



2. Kepada para ulama, tokoh agama, dan muballigh, hendaknya dapat mengembangkan sikap keagamaaan yang sama dalam menyikapi virus Corona, demi mewujudkan kemaslahatan umat, dengan tidak mempertentangkan kebijakan pembatasan pelaksanaan ritual keagamaan yang menghadirkan kerumunan massa di tempat-tempat ibadah, dengan ketaatan untuk beribadah kepada Allah Ta'ala. Dan hendaknya tidak mendakwahi umat bahwa wabah virus Corona dapat dihalau hanya dengan memperbanyak membaca Al-Qur'an, dzikir, salawat dan amalan lain dengan mengabaikan upaya lahiriah. Tapi keduanya (upaya lahir batin) harus dilakukan secara simultan. Allah Ta'ala berfirman:
وَمَاۤ اَصَابَكَ مِنۡ سَيِّئَةٍ فَمِنۡ نَّـفۡسِكَ‌

"Dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri." (QS. An-Nisa’: 79)
اِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوۡمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوۡا مَا بِاَنۡفُسِهِمۡ‌ؕ

"Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan (nasib) sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan (perilaku) yang ada pada diri mereka sendiri." (QS. Ar-Ra’d: 11)

3. Mari bersama-sama mendorong dan membantu Pemerintah, baik Pusat maupun Daerah, dan semua pemangku kepentingan, agar dapat menempuh kebijakan yang cepat, tepat dan terbaik untuk mencegah penyebaran virus Corona. Jangan terbersit sedikit pun motif lain kecuali hanya untuk mengharap ridha Allah Swt dalam penanganan wabah ini.

4. Diimbau kepada segenap pengurus PW dan PC JQH NU di semua daerah untuk mengambil inisiatif merutinkan pembacaan Ratib Al-Haddad dan Salawat Thibbil Qulub setiap habis Maghrib, membaca Salawat/Qasidah Burdah Al-Bushiri setiap malam Jumat di rumah masing-masing, diakhiri dengan doa agar bangsa kita dijauhkan dari marabahaya dan musibah. Secara khusus doa dimohonkan kepada Allah agar para ulama penjaga Al-Qur’an, orang-orang yang sedang berjuang menghadapi virus Corona dalam kapasitasnya masing-masing, serta seluruh tenaga medis diberi kekuatan dan kesehatan lahir batin sehingga dapat menghalau dan menangani wabah ini dengan baik.

5. PW dan PC JQH NU dimohon untuk menyebarluaskan seruan ini kepada pimpinan pesantren Al-Qur'an dan jaringan yang dimiliki khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Seruan ini ditandatangani oleh Ketua Umum PP Jam'iyatul Qurra' wal Huffazh Nahdlatul Ulama, KH Saifullah Ma'shum; Sekretaris Umum H Muhammad Ulinnuha; Rais Majelis Ilmi KH Ahsin Sakho Muhammad; dan Katib Majelis Ilmi KH Ahmad Dahuri.
(rhs)
cover top ayah
وَاٰتٰٮكُمۡ مِّنۡ كُلِّ مَا سَاَلۡـتُمُوۡهُ‌ ؕ وَاِنۡ تَعُدُّوۡا نِعۡمَتَ اللّٰهِ لَا تُحۡصُوۡهَا ؕ اِنَّ الۡاِنۡسَانَ لَـظَلُوۡمٌ كَفَّارٌ
Dan Dia telah memberikan kepadamu segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, manusia itu sangat zhalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).

(QS. Ibrahim:34)
cover bottom ayah
preload video
KOMENTAR
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak