Nabi Adam Saat Wafat Dikafani dan Dikubur Malaikat

Kamis, 09 April 2020 - 10:06 WIB
Nabi Adam Saat Wafat...
Nabi Adam Saat Wafat Dikafani dan Dikubur Malaikat
A A A
NABI Adam alaihin sallam (AS) dianugerahi karunia bisa merasakan detik-detik akhir masa hidupnya. Sehingga ketika ajal itu hendak datang, Nabi Adam tampak seperti telah mempersiapkan semuanya.

Beliau memulainya dengan mengajukan permintaan terakhir kepada putra-putranya, yakni ingin memakan buah surga.

Permintaan ini sulit bila harus dimaknai secara harfiah, karena di alam dunia yang serbafana ini buah surga mustahil ditemukan. Surga hanya ada di alam akhirat.

Sebab itulah, ada ulama yang menafsirkan bahwa permintaan akan buah surga merupakan isyarat bahwa Nabi Adam tengah dilanda rindu akan kebahagiaan surgawi yang pernah beliau tinggali sebelum turun ke bumi. Inilah sinyal bahwa kawafatan beliau semakin dekat.

Meski demikian, sebagai anak berbakti, para putra Nabi Adam tetap berangkat mencarikan buah surga. Namun, tak jauh usai meninggalkan sang ayah, perjalanan mereka diadang oleh sejumlah lelaki.

"Wahai anak-anak Adam, apa yang kalian cari? Atau apa yang kalian mau? Dan ke mana kalian pergi?"

Mereka menjawab, "Bapak kami sakit, beliau ingin makan buah dari Surga.""Pulanglah, karena ketetapan untuk bapak kalian telah tiba," pinta para lelaki itu yang ternyata adalah para malaikat yang sedang menjelma manusia.

Di tangan mereka sudah tersedia kafan, wewangian, serta sejumlah perangkat yang lazim diperlukan untuk menggali kubur: kapak, cangkul, dan sekop.

Saat para malaikat itu datang, Hawa melihat dan mengenali mereka, maka ia pun berlindung kepada Nabi Adam .

"Menjauhlah dariku. Aku pernah melakukan kesalahan karenamu. Biarkan aku dengan malaikat Tuhanku tabâraka wa ta'âlâ," kata Nabi Adam kepada Hawa.Para malaikatlah yang mencabut nyawa Nabi Adam , lantas memandikannya, mengkafaninya, memberinya wewangian, menyiapkan liang lahad, juga menshalatinya.

Selanjutnya mereka turun ke kuburnya, memasukkan jenazah Nabi Adam ke dalam, lalu mereka meletakkan bata di atasnya. Usai naik ke atas kubur, mereka pun menimbunnya dengan batu. Mereka berseru, "Wahai anak cucu Adam, ini adalah sunnah kalian."

Rupanya Nabi Adam mempersiapkan pelajaran berharga bagi generasi berikutnya tentang bagaimana semestinya memperlakukan orang meninggal. Manusia tak hanya dihormati ketika masih hidup tapi juga saat mereka mati.

Standar penghormatan pun tak berlebihan. Tak ada prosesi pembakaran mayat, mutilasi tubuh, menempeli jenazah dengan perhiasan, atau semacamnya.Namun, semua pelajaran tersebut cukup menggambarkan bahwa manusia itu pada dasarnya mulia, namun kehidupan duniawinya pasti berujung fana. Dari tanah kembali ke tanah.

Kisah ini bisa kita jumpai salah satunya dari uraian Syekh Umar Sulaiman Abdullah al-Asyqar dalam kitab Shahîhul Qishash an-Nabawî.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Umur Nabi Daud Ditulis...
Umur Nabi Daud Ditulis di Lauhulmahfuz 60 Tahun tapi Wafat di Usia 100 Tahun, Ini Sebabnya
5 Wasiat Nabi Adam kepada...
5 Wasiat Nabi Adam kepada Putranya Nabi Syith
Misteri Wafatnya Nabi...
Misteri Wafatnya Nabi Zakariya, Tukang Kayu yang Digergaji
Menjelang Wafat, Nabi...
Menjelang Wafat, Nabi Adam Berwasiat kepada Syits: Minta Buah dari Surga
Anak-anak Nabi Adam:...
Anak-anak Nabi Adam: Qobil Mati Saat Jadi Tawanan Perang
Diusir dari Surga, Adam...
Diusir dari Surga, Adam Diturunkan ke India, Hawa ke Jeddah
Rekomendasi
7 Hewan yang Memanfaatkan...
7 Hewan yang Memanfaatkan Magnet Bumi untuk Navigasi
3,5 Abad Diburu, Harta...
3,5 Abad Diburu, Harta Karun di Laut Bahama Masih Banyak Tersisa, Ini Penampakannya
Bangunan Monumental...
Bangunan Monumental Kuno Ditemukan di Arab Saudi, Ilmuwan Ungkap Hal Ini
Artikel Terkini
Kisah Dakwah Nabi Muhammad...
Kisah Dakwah Nabi Muhammad di Gua Tsur, Pelajaran Besar dari Hijrah ke Madinah
Muslimah pun Perlu Berdakwah,...
Muslimah pun Perlu Berdakwah, Ini Peran Penting Wanita dalam Syiar Islam
Metode Dakwah Para Nabi:...
Metode Dakwah Para Nabi: Nabi Ibrahim Memulai dari Keluarga, Nabi Muhammad Meneladaninya
Dakwah di Media Sosial...
Dakwah di Media Sosial : Cara Menebar Kebaikan dan Meraih Pahala Jariyah
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Mengapa Al-Quran Tidak...
Mengapa Al-Qur'an Tidak Menyebut Dajjal? Ini Penjelasan dan Hikmah di Baliknya
Infografis
Terdeteksi, Fenomena...
Terdeteksi, Fenomena Alam Pemicu Ratusan Gempa Bumi per-Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved