Harus ada jalur alternatif bagi pemudik roda dua

Minggu, 05 Agustus 2012 - 14:12 WIB
Harus ada jalur alternatif...
Harus ada jalur alternatif bagi pemudik roda dua
A A A
Sindonews.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendorong Pemerintah agar memikirkan dan membuat jalur alternatif khusus pengendara sepeda motor. Hal ini dinilai dapat meminimalisir angka kecelakaan.

Ketua Fraksi PKB di DPR Marwan Ja'far mengatakan, berdasarkan data Kementerian Perhubungan pada lebaran dan arus mudik 2011, jumlah kecelakakan tercatat sebanyak 2.998 peristiwa, yang sebagian besar didominasi pengendara roda dua.

"Dari data ini sudah seharusnya dipikirkan bagaimanya membuat pengendara sepeda motor lebih nyaman ketika mudik. Salah satu cara terbaik adalah dengan menyediakan jalur khusus bagi pengguna roda dua. Sebab kalau numplek dengan kendaraan lain dalam jalur sama, risikonya akan lebih besar terjadi kecelakaan seperti tahun lalu," ujar Marwan di Jakarta, Minggu (5/8/2012).

Selain itu, anggota komisi V DPR ini juga berharap agar perawatan dan kualitas armada transportasi publik mulai ditingkatkan, baik darat, laut, maupun udara sehingga mampu dan maksimal mengangkut para pemudik secara aman dan nyaman.

"Kita mengapresiasi upaya pemerintah yang terus bekerja keras memperbaiki dan menyelesaikan proyek infrastruktur jalan dan jembatan supaya bisa dilewati para pemudik. Namun, kerja keras ini tidak boleh mengurangi mutu dan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan, sehingga kondisinya tidak cepat rusak," tegasnya.

Marwan meminta agar Pemerintah segera menggelar rapat koordinasi dengan berbagai institusi terkait untuk membicarakan hal-hal penting terkait kelancaran dan kenyamanan mudik dan arus balik. Misalnya koordinasi dan kerjasama untuk penertiban calo di terminal, stasiun, bandara maupun pelabuhan. Selain itu, imbuh dia, koordinasi juga diperlukan dalam menjaga keamanan wilayah-wilayah jalur mudik yang rawan tindak kriminal.

Lebih dari itu, kata Marwan, para pengusaha angkutan publik seperti bus dan pesawat semestinya lebih manusiawi dan jangan hanya berpikir memanfaatkan momentum mudik untuk meraup keuntungan besar. Artinya pengusaha angkutan tidak pantas memberlakukan harga tiket di luar batas yang telah ditentukan pemerintah.

"Pemerintah perlu memberikan teguran dan hukuman bagi pengusaha angkutan umum yang semena-mena menaikan harga tiket," tegasnya.

Disisi lain, Marwan juga mengimbau agar para pemudik bisa mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kenyamanan dan ketertiban bersama. Sebab kesuksesan tradisi mudik dan minimnya tingkat kecelakaan bukan semata tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kita bersama.
(azh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Dilarang Mudik, Jasa...
Dilarang Mudik, Jasa Marga Perketat di Ruas Jalan Tol Ini
Soal Larangan Mudik,...
Soal Larangan Mudik, Pemerintah Harus Tegakkan Aturan Secara Konsisten
Pemerintah Larang Mudik,...
Pemerintah Larang Mudik, DPR: Jangan Kayak Tahun Lalu Pulang Kampung Boleh
Ini yang Sebaiknya Masyarakat...
Ini yang Sebaiknya Masyarakat Lakukan Ketika Mudik Kembali Dilarang
Nekad Mudik? Jangan...
Nekad Mudik? Jangan Sepelekan Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Sepeda Motor
Rekomendasi
Ibnu Katsir: Karyanya...
Ibnu Katsir: Karyanya Berkuaitas Tinggi, Tak Lekang oleh Sejarah
Danau Hantu Pagi Hari...
Danau Hantu Pagi Hari Airnya Luber, Beberapa Jam Kemudian Mengering
Deretan Fenomena Alam...
Deretan Fenomena Alam Ini Jadi Bukti Kebenaran Al-Quran dalam Ilmu Pengetahuan
Artikel Terkini
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved