Terminal Purabaya sediakan ruang menyusui
Rabu, 15 Agustus 2012 - 17:52 WIB
Terminal Purabaya sediakan ruang menyusui
A
A
A
Sindonews.com - Bagi para pemudik yang berada di Terminal Purabaya, Surabaya, Jawa Timur, akan dimanjakan berbagai pelayanan publik yang telah disediakan oleh pihak terminal. Salah satu penambahan layanan untuk ibu hamil dan perawatan bayi.
Selain itu ada juga ruang baca yang posisinya berada di ruang tunggu baru terminal. Dinas Perhubungan (Dishub) juga menambah ruang publik berupa free wifi, ATM Gallery dan information centre.
"Ini salah satu layanan untuk Lebaran ini. Semua sudah bisa digunakan para penumpang Terminal Purabaya mulai mudik Lebaran tahun (2012) ini," kata Kepala Dishub Kota Surabaya Eddi, di Terminal Purabaya, Rabu (15/8/2012).
Dia menjelaskan, memang ada tempat khusus ibu menyusui, ada untuk bayi sekedar istirahat saja. Tapi bukan merawat bayi yang sedang sakit. Sebab tempat tersebut bukan ruang kesehatan yang ada fasilitas untuk pelayanan medis.
Di dalam ruangan ini, Dishub menyediakan fasilitas yang memanjakan para bayi dan balita. Salah satunya seperti sofa berkapasitas kurang lebih empat orang, televisi layar LCD, dan sudah dilengkapi pendingin udara. Ruangan ini juga disiapkan dispenser yang bisa digunakan untuk minuman panas dan dingin.
Mantan kepala UPTD Terminal Purabaya itu melanjutkan, ruangan tersebut memang lebih tepat untuk ibu menyusui. Selain itu ada juga aturan main bagi siapa saja yang akan masuk ke ruangan ini. Aturan itu adalah ruangan ini khusus disediakan bagi ibu-ibu dan bayinya.
"Jadi laki-laki dilarang masuk, karena ruangan ini bisa disebut juga ruangan private," terangnya.
Sementara itu sejak 13 Agustus 2012 lalu, Dishub juga telah membuka fasilitas ruang sudut baca. Di ruangan ini disediakan berbagai koleksi buku yang bisa dibaca penumpang di tempat. Penumpang bisa membaca sambil beristirahat.
"Total tersedia sekitar 500 koleksi buku yang merupakan sumbangan dari Badan Arsip dan Perpustakaan Surabaya," ujar Kabid Sarana dan Prasarana Dishub Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad.
Dia mengatakan, setiap hari akan disiagakan petugas jaga. Petugas tersebut berasal dari Dishub dan Badan Arsip dan Perpustakaan Surabaya. "Mereka berjaga bersama di ruang baca," sambungnya.
Selain itu ada juga ruang baca yang posisinya berada di ruang tunggu baru terminal. Dinas Perhubungan (Dishub) juga menambah ruang publik berupa free wifi, ATM Gallery dan information centre.
"Ini salah satu layanan untuk Lebaran ini. Semua sudah bisa digunakan para penumpang Terminal Purabaya mulai mudik Lebaran tahun (2012) ini," kata Kepala Dishub Kota Surabaya Eddi, di Terminal Purabaya, Rabu (15/8/2012).
Dia menjelaskan, memang ada tempat khusus ibu menyusui, ada untuk bayi sekedar istirahat saja. Tapi bukan merawat bayi yang sedang sakit. Sebab tempat tersebut bukan ruang kesehatan yang ada fasilitas untuk pelayanan medis.
Di dalam ruangan ini, Dishub menyediakan fasilitas yang memanjakan para bayi dan balita. Salah satunya seperti sofa berkapasitas kurang lebih empat orang, televisi layar LCD, dan sudah dilengkapi pendingin udara. Ruangan ini juga disiapkan dispenser yang bisa digunakan untuk minuman panas dan dingin.
Mantan kepala UPTD Terminal Purabaya itu melanjutkan, ruangan tersebut memang lebih tepat untuk ibu menyusui. Selain itu ada juga aturan main bagi siapa saja yang akan masuk ke ruangan ini. Aturan itu adalah ruangan ini khusus disediakan bagi ibu-ibu dan bayinya.
"Jadi laki-laki dilarang masuk, karena ruangan ini bisa disebut juga ruangan private," terangnya.
Sementara itu sejak 13 Agustus 2012 lalu, Dishub juga telah membuka fasilitas ruang sudut baca. Di ruangan ini disediakan berbagai koleksi buku yang bisa dibaca penumpang di tempat. Penumpang bisa membaca sambil beristirahat.
"Total tersedia sekitar 500 koleksi buku yang merupakan sumbangan dari Badan Arsip dan Perpustakaan Surabaya," ujar Kabid Sarana dan Prasarana Dishub Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad.
Dia mengatakan, setiap hari akan disiagakan petugas jaga. Petugas tersebut berasal dari Dishub dan Badan Arsip dan Perpustakaan Surabaya. "Mereka berjaga bersama di ruang baca," sambungnya.
(mhd)