2.000 polisi amankan Ramadan di Semarang
Senin, 08 Juli 2013 - 13:46 WIB
2.000 polisi amankan Ramadan di Semarang
A
A
A
Sindonews.com - Polrestabes Semarang menurunkan 2.000 personel dalam rangka pengamanan bulan Ramadan di wilayah hukumnya.
Kapolrestabes Semarang, Komisaris Besar Elan Subilan mengatakan ribuan personel itu merupakan gabungan berbagai unsur; tak terkecuali Reserse dan Sabhara.
"Mereka ditugaskan menyebar, termasuk pengamanan aktivitas dugderan. Total ada 12 Pospam (pos pengamanan) dan 4 pos pelayanan di Kota Semarang, dijaga personel. Lokasinya menyebar dari Mangkang, Terboyo hingga wilayah perbatasan dengan Kabupaten Semarang," ungkapnya saat ditemui di Mapolda Jawa Tengah, Senin (8/7/2013).
Personel, kata dia, juga akan ditugaskan mengamankan gudang - gudang sembako dan tempat - tempat tarawih. Pengamanan gudang sembako agar tidak terjadi penimbunan bahan pokok.
"Untuk tarawih, karena ada beberapa aktivitas ibadah tarawih yang dilakukan masyarakat di tempat terbuka," jelasnya.
Petugas, kata Elan, juga mengantisipasi titik - titik aktivitas ngabuburit yang biasa menjadi lokasi keramaian warga. Tak terkecuali, aktivitas pasar tumpah yang kerap ada.
"Prioritas antara lain, pencegahan peredaran minuman keras, perjudian, petasan dan yang jadi fokus tentang pencurian dengan kekerasan hingga curanmor," lanjutnya.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang, AKBP Faizal menambahkan pasar tumpah di Semarang biasanya berlokasi di Mangkang, Mrican, hingga Pasar Johar.
"Kami juga akan lakukan penindakan jika ada kebut - kebutan atau aktivitas balap liar. Biasanya saat ngabuburit. Kami akan ambil tindakan," tutupnya.
Kapolrestabes Semarang, Komisaris Besar Elan Subilan mengatakan ribuan personel itu merupakan gabungan berbagai unsur; tak terkecuali Reserse dan Sabhara.
"Mereka ditugaskan menyebar, termasuk pengamanan aktivitas dugderan. Total ada 12 Pospam (pos pengamanan) dan 4 pos pelayanan di Kota Semarang, dijaga personel. Lokasinya menyebar dari Mangkang, Terboyo hingga wilayah perbatasan dengan Kabupaten Semarang," ungkapnya saat ditemui di Mapolda Jawa Tengah, Senin (8/7/2013).
Personel, kata dia, juga akan ditugaskan mengamankan gudang - gudang sembako dan tempat - tempat tarawih. Pengamanan gudang sembako agar tidak terjadi penimbunan bahan pokok.
"Untuk tarawih, karena ada beberapa aktivitas ibadah tarawih yang dilakukan masyarakat di tempat terbuka," jelasnya.
Petugas, kata Elan, juga mengantisipasi titik - titik aktivitas ngabuburit yang biasa menjadi lokasi keramaian warga. Tak terkecuali, aktivitas pasar tumpah yang kerap ada.
"Prioritas antara lain, pencegahan peredaran minuman keras, perjudian, petasan dan yang jadi fokus tentang pencurian dengan kekerasan hingga curanmor," lanjutnya.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang, AKBP Faizal menambahkan pasar tumpah di Semarang biasanya berlokasi di Mangkang, Mrican, hingga Pasar Johar.
"Kami juga akan lakukan penindakan jika ada kebut - kebutan atau aktivitas balap liar. Biasanya saat ngabuburit. Kami akan ambil tindakan," tutupnya.
(rsa)
Lihat Juga :