DIY tentukan 1 Syawal jatuh 8 Agustus 2013

Jum'at, 19 Juli 2013 - 21:09 WIB
DIY tentukan 1 Syawal...
DIY tentukan 1 Syawal jatuh 8 Agustus 2013
A A A
Sindonews.com - Bulan Ramadan di Keraton Yogyakarta baru berjalan 11 hari. Namun demikian, institusi tersebut sudah memutuskan Idul Fitri 1434 Hijriah 2013 bertepatan dengan 8 Agustus 2013.

Keputusan tersebut diketahui dari surat pemberitahuan Tepas Dwarapura Keraton Kasultanan Yogyakarta, abdi dalem kaprajan yakni PNS di Pemda DIY akan mendapatkan kiriman gunungan Syawal dari Keraton Kasultanan Yogyakarta pada delapan Agustus mendatang.

"Kalau melihat surat ini memang gerebek Syawal itu bertepatan dengan Idul Fitri, jadi Lebaran-nya Keraton ya 8 Agustus," kata Kabag Humas Pemda DIY Iswanto, Jumat (19/7/2013).

Dengan demikian menurutnya, perhitungan puasa di Keraton Yogyakarta tahun ini sama persis dengan perhitungan Ormas Muhammadiyah.

"Kalau pemerintah kapan kita masih harus menunggu sidang di Kemenag," tambahnya.

Dibagian lain menurut Iswanto, mulai 2013 ini Kantor Pemda DIY akan mendapatkan kiriman gunungan sebagai sedekah dari Raja Kasultanan Yogyakarta Sri Sultan HB X sebanyak tiga kali.

Dengan demikian, jika mulai 2011 lalu hanya gunungan Sekaten yang dikirim ke Pemda DIY, maka mulai tahun ini setiap kali keraton mengeluarkan gunungan, Pemda DIY akan mendapatkan kiriman.

"Mulai tahun ini kita dapat tiga gunungan. Kalau biasanya hanya satu kini setiap kali ada gunungan kita akan mendapatkan kiriman, baik itu Gerebek Syawal, Besar (Idul Adha) ataupun Sekaten," tuturnya lebih lanjut.

Khusus untuk gerebek Syawal pada delapan Agustus mendatang Iswanto berharap masyarakat dapat meramaikannya. Hal tersebut mempertimbangkan pada saat tersebut PNS libur lebaran dan banyak yang mengikuti adat mudik.

Penghageng Tepas Dwarapuro Keraton Kasultanan Yogyakarta KRT Djatiningrat mengatakan, sebagai institusi Keraton memiliki perhitungan sendiri untuk menentukan awal bulan. Dan untuk tahun ini disebutkannya, Puasa di Keraton Yogyakarta berlangsung 30 hari.

"Puasa kita (Keraton) 30 hari. Kita mulai 9 Juli lalu meskipun pemerintah mulai puasa 10 Juli atau sehari setelahnya," tandasnya.

Disinggung mengenai gunungan, pada prosesi gerebek Syawal tahun ini yang bertepatan dengan 1 Syawal Sri Sultan HB X berkenan untuk menambah jumlah gunungan yang dibagikan ke masyarakat.

Pada delapan Agustus nanti akan ada tujuh gunungan, dimana lima akan dibagikan untuk masyarakat di halaman Masjid Gede Kauman, satu dikirim ke Kadipaten Pura Pakualaman dan satu gunungan di kirim ke Kepatihan, komplek Pemda DIY.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Berikut Lokasi Salat...
Berikut Lokasi Salat Idul Fitri 1444 H pada Jumat 21 April 2023 di DKI Jakarta
Grand Mufti Saudi: Umat...
Grand Mufti Saudi: Umat Islam Boleh Salat Ied di Rumah Saat Pandemi Covid-19
Niat Sholat Idul Fitri...
Niat Sholat Idul Fitri dan Tata Caranya
Rahasia Ied Al-Fitri
Rahasia Ied Al-Fitri
Hindari Kesalahan Ini...
Hindari Kesalahan Ini Saat Merayakan Idul Fitri
Bacaan Bilal Salat Idul...
Bacaan Bilal Salat Idul Fitri, Tidak Ada Azan dan Ikamah
Rekomendasi
Gelombang Panas Ekstrem...
Gelombang Panas Ekstrem Membakar 210 Kawasan Hutan di Kanada
10 Tsunami Terbesar...
10 Tsunami Terbesar Setinggi Puluhan Meter yang Pernah Terjadi
Dianggap Mistis, Fenomena...
Dianggap Mistis, Fenomena Halo Terjadi di Langit Inggris
Artikel Terkini
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Cemas karena Ekonomi...
Cemas karena Ekonomi Terpuruk? Baca Doa Ini Bakda Ashar Hari Jumat, InsyaAllah Mustajab!
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved