Kutbah Id berapa kali?

Minggu, 28 Juli 2013 - 07:50 WIB
Kutbah Id berapa kali?
Kutbah Id berapa kali?
A A A
Tanya :

Di daerah saya ada satu tempat yang melaksanakan salat Idul Fitri kutbahnya satu kali di samping ada yang dua kali. Diantara dua kutbah terkadang khatib duduk sejenak, mundur beberapa langkah, tetap di tempat dan diam sebentar bahkan ada juga yang langsung membaca kutbah kedua tanpa terasa adanya penjelas antara khutbah pertama dengan khutbah kedua.

Apakah ada dalil yang bisa dijadikan dasar dalam masalah ini. Demikian pertanyaan saya, atas jawaban pengasuh saya ucapkan terima kasih.

Jawab :

Di masyarakat kita memang kutbah Ied, baik Idul Fitri maupun Idul Adha ada yang melaksanakan sekali dan ada yang dua kali khutbah. Yang melaksanakan dua kali karena selama ini dianggap sama antara kutbah Id dengan kutbah Jumat. Tentang kutbah Jumat ada hadis yang artinya: Dari Ibnu Umar, ia berkata: “Adalah Nabi saw biasa khubah pada hari Jumat dengan berdiri, kemudian duduk, kemudian berdiri (lagi) sebagaimana orang-orang yang mengerjakan sekarang” (HR. Jamaah).

Dengan demikian, bila ada yang melaksanakan kutbah dua kali caranya seperti kutbah Jumat yang antara dua kutbah, si khatib harus duduk sebentar.

Tentang khutbah Id sekali, ada hadits yang berbunyi: Dari Ubaidilah bin Abdillah bin Uthbah, ia berkata: “menurut sunnah, hendaklah imam berkhutbah dua kali pada dua hari raya yang dipisahkan antara keduanya itu dengan duduk” (HR. Asy Syafi’i).

Tingkat keshahihan hadis ini memang perlu diteliti kembali, sebab di dalam kitab hadis Nailul Authar hadits ini dinilai tidak bisa dijadikan sebagai dalil mengingat ubaidillah adalah seorang tabi’in, karena perkataan ‘as-sunnah” di sini bukan sunnah Nabi.

Sementara hadis lain, demikian artinya: Dari Abu Said ia berkata: “Adalah Nabi SAW pada Idul Fitri dan Adha keluar ke tempat salat. Dan sesuatu yang pertama kali ia kerjakan adalah salat, kemudian ia salam lalu berdiri menghadap khalayak, sedang khalayak tetap duduk di saf-saf mereka kemudian Nabi memberi peringatan kepada mereka, memesan dan memberikan perintah-perintah kepada mereka dan jika ia bermaksud mengirim satu pasukan atau perintah sesuatu maka ia memerintahkan di waktu kutbah itu kemudian ia berpaling (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim).

Dari hadits ini dan hadis-hadis senada lainnya yang tidak kami cantumkan bisa disimpulkan bahwa kutbah Id itu satu kali dengan rukun seperti dalam kutbah Jumat.

Meskipun begitu, sebagian ulama bersepakat bahwa khutbah Id itu boleh dilakukan sekali atau dua kali, disini kemudian diperlukan adanya sikap tasamuh (toleran) terhadap adanya perbedaan yang terjadi di masyarakat.

Demikianlah jawaban singkat pengasuh, semoga bisa dipahami dengan baik dan berguna bagi kita semua.
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Dialog Spesial Ramadhan
Dialog Spesial Ramadhan
Fenomena dr Lois, Informasi...
Fenomena dr Lois, Informasi Sesat dan Rumitnya Penanganan Covid-19 di Tanah Air
Dialog Kebangsaan, Sinergitas...
Dialog Kebangsaan, Sinergitas Dinilai jadi Kunci Persatuan Ummat
Perkuat Persatuan di...
Perkuat Persatuan di Papua, TNI AD Gelar Dialog Interaktif di Jayapura
Tantangan Kian Berat,...
Tantangan Kian Berat, Penggerak Milenial Indonesia Ajak Ambil Peran
Dukung Pemberdayaan...
Dukung Pemberdayaan Perempuan Melalui Sesi Dialog Eksklusif
Rekomendasi
Benarkan Isi Al-Quran,...
Benarkan Isi Al-Quran, Riset Ini Akui Besi Bukan Berasal dari Bumi
Gunung yang Disebut...
Gunung yang Disebut dalam Al-Quran dengan Fenomena Uniknya
Fenomena Alam Ini yang...
Fenomena Alam Ini yang Bikin Tanah Bergerak dan Lubang Raksasa Bermuncuan
Artikel Terkini
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Infografis
Berjasa dalam Penemuan...
Berjasa dalam Penemuan Obat Kanker, 3 Ilmuwan Meraih Nobel Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved