Lebaran, pasien rumah sakit maksa ingin pulang

Rabu, 31 Juli 2013 - 16:52 WIB
Lebaran, pasien rumah...
Lebaran, pasien rumah sakit maksa ingin pulang
A A A
Sindonews.com - Kondisi sepi pasien di RSUD Dr Moewardi, diprediksi terjadi mulai H-5 Lebaran, hingga usai momentum hari raya. Para pasien, memilih pulang paksa dari perawatan intensif rumah sakit demi silaturahmi di kampung halaman.

Kasubag Humas dan Hukum RS Dr Moewardi Solo Jawa Tengah dr Elisa mengatakan, jumlah pasien rawat inap pulang paksa diprediksi mencapai 50 persen lebih, hingga nyaris seluruhnya, terutama saat hari pertama dan kedua Lebaran.

Bagi pasien rawat inap berpenyakit kronis, mereka biasa meminta izin cuti dari perawatan. Tak jarang, pasien rawat inap langsung menghentikan perawatannya di hari-hari menjelang Lebaran.

“Keluarga memiliki hak mutlak membawa pasien pulang. Kita tidak bisa mencegahnya. Hanya untuk yang berpenyakit kronis kita sarankan tetap melaporkan kondisi kesehatanya ke pihak RS,” kata dia di RS Dr Moewardi, kepada wartawan, Rabu (31/7/2013).

Saat ini, seluruh kamar perawatan di RS milik Pemprov Jateng terisi penuh pasien dengan jumlah 789 orang, di kelas 3 hingga VIP. Rumah Sakit Dokter Moewardi (RSDM) juga melayani sedikitnya 600 pasien rawat jalan per hari.

Untuk melayani seluruh pasien, RSDM menerjunkan 800 dokter spesialis dan umum. Sedangkan akibat kondisi sepi pasien saat Lebaran, manajemen hanya menerjunkan 38 dokter spesialis yang bertugas di IGD untuk piket pada H dan H1 atau 8 dan 9 Agustus mendatang. Pada dua hari itu klinik praktik dokter spesialis juga tidak aktif.

“Dokter piket dipusatkan di IGD. Sebab, mayoritas pasien saat Lebaran adalah korban kecelakaan. Tidak banyak pasien dengan keluhan selain korban kecelakaan saat itu,” jelas dia.

Lebih lanjut, dia mengatakan, jumlah dokter piket Lebaran sebanding dengan kebutuhan tenaga medis saat RSDM sepi pasien. Kondisi ini akan berangsur normal usai H+7 Lebaran seiring cuti para pasien habis. Menurutnya, para pasien sampai bertaruh nyawa demi bisa bersilaturahmi di rumah.

“Dulu ada pasien penyakit jantung yang memaksa pulang untuk Lebaran. Padahal kondisinya tak memungkinkan. Beberapa hari kemudian keluarganya menghubungi pihak RS bahwasanya pasien sudah meninggal,” jelasnya.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Berikut Lokasi Salat...
Berikut Lokasi Salat Idul Fitri 1444 H pada Jumat 21 April 2023 di DKI Jakarta
Grand Mufti Saudi: Umat...
Grand Mufti Saudi: Umat Islam Boleh Salat Ied di Rumah Saat Pandemi Covid-19
Niat Sholat Idul Fitri...
Niat Sholat Idul Fitri dan Tata Caranya
Rahasia Ied Al-Fitri
Rahasia Ied Al-Fitri
Hindari Kesalahan Ini...
Hindari Kesalahan Ini Saat Merayakan Idul Fitri
Bacaan Bilal Salat Idul...
Bacaan Bilal Salat Idul Fitri, Tidak Ada Azan dan Ikamah
Rekomendasi
Kebakaran Hutan di Yunani...
Kebakaran Hutan di Yunani Terus Meluas Akibat Cuaca Panas
Elon Musk Yakin Piramida...
Elon Musk Yakin Piramida Mesir Kuno Dibuat oleh Raja Firaun
Makam Kuno Luxor Simpan...
Makam Kuno Luxor Simpan Rahasia Soal Firaun dan Nabi Musa
Artikel Terkini
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved