BPBD Garut siaga di libur Lebaran

Rabu, 31 Juli 2013 - 19:01 WIB
BPBD Garut siaga di...
BPBD Garut siaga di libur Lebaran
A A A
Sindonews.com - Antisipasi bencana alam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut menyiagakan petugas pada musim libur Lebaran 2013.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Dikdik Hendrajaya mengatakan, jumlah petugas BPBD yang disiagakan pada musim libur Lebaran sebanyak 21 orang.

“Kabupaten Garut masuk ke dalam daftar daerah dengan peringkat bencana tertinggi di Jawa Barat. Makanya meski libur Lebaran, tetap akan ada petugas yang standby untuk memonitor dan berkoordinasi bila bencana memang terjadi,” kata Dikdik, Rabu (31/7/2013).

Dalam satu harinya, lanjut Dikdik, jam kerja para petugas ini akan dibagi ke dalam dua sif berbeda, yakni siang dan malam. Tiga petugas telah disiapkan pada waktu-waktu tersebut.

“Sebanyak 21 petugas ini akan bergantian jaga memonitor kondisi Kabupaten Garut dari Kantor BPBD. Mereka dipecah menjadi beberapa tim yang satu timnya terdiri dari tiga orang petugas. Satu tim bertugas di waktu berbeda, apakah siang atau malam,” paparnya.

Bila bencana terjadi, para personel tersebut setidaknya akan berkoordinasi dengan aparat pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa. Mereka pun telah diinstruksikan untuk dapat melakukan penanggulangan bencana dan menghubungi berbagai pihak terkait.

“Bencana yang sangat rawan di Garut adalah longsor. Karena kontur tanah Garut bersifat labil, bencana seperti ini memang sering terjadi bila curah hujan di Garut sangat tinggi,” ujarnya.

Ia pun mengimbau para pemudik yang akan menggunakan jalur menuju kawasan Garut Selatan untuk berhati-hati. Pasalnya, sejumlah jalur di kawasan ini menjadi titik rawan bencana longsor.

“Jalur mudik yang rawan longsor adalah di Kecamatan Cilawu yang menjadi perbatasan Garut-Tasikmalaya. Lalu di kawasan Peundeuy, Singajaya, Banjarwangi. Untuk jalur dari Garut-Pameungpeuk, titik rawan berada di Kecamatan Cisompet. Titik rawan yang sama juga terdapat di kawasan Pakenjeng dan Bungbulang,” sebutnya.

Sebagai antisipasi sementara, pihak BPBD Kabupaten Garut pun telah memasang beberapa rambu lalu lintas pada sejumlah kawasan rawan longsor di wilayah Garut. Ia pun meminta agar para pengguna jalan dapat mengikuti saran dari rambu-rambu tersebut.

Berdasarkan informasi dari situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), prakiraan cuaca di wilayah Garut pada Agustus 2013 berpotensi hujan ringan dengan intensitas curah hujan 21-50 mm.
(hyk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Dilarang Mudik, Jasa...
Dilarang Mudik, Jasa Marga Perketat di Ruas Jalan Tol Ini
Soal Larangan Mudik,...
Soal Larangan Mudik, Pemerintah Harus Tegakkan Aturan Secara Konsisten
Pemerintah Larang Mudik,...
Pemerintah Larang Mudik, DPR: Jangan Kayak Tahun Lalu Pulang Kampung Boleh
Dampak Larangan Mudik...
Dampak Larangan Mudik Tidak Besar Bagi Perekonomian
Nekad Mudik? Jangan...
Nekad Mudik? Jangan Sepelekan Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Sepeda Motor
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Jawaban...
Ilmuwan Temukan Jawaban Kenapa Manusia Tidak Punya Ekor
Fenomena Langka, Muncul...
Fenomena Langka, Muncul Quasar Merah yang Lebih Besar dari Matahari
Struktur Misterius Terdeteksi...
Struktur Misterius Terdeteksi di Medan Magnet Bumi
Artikel Terkini
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Infografis
Libur Tahun Baru Islam...
Libur Tahun Baru Islam dan Maulid Nabi Digeser ini Reaksi KH Cholil Nafis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved