Hanura apresiasi kinerja Polri selama mudik

Senin, 12 Agustus 2013 - 17:59 WIB
Hanura apresiasi kinerja...
Hanura apresiasi kinerja Polri selama mudik
A A A
Sindonews.com - Ketua Fraksi Hanura DPR RI, Sarifudin Sudding mengapresiasi kerja aparat, terutama dari Kepolisian dan Kementerian Perhubungan dalam melayani pemudik. Upaya maksimal yang dilakukan oleh Polri dengan menerjunkan ribuan personel untuk membuat pagar betis di jalur-jalur yang dilewati pemudik, sedikit banyak memberi rasa aman bagi pemudik.

Selain itu, penjagaan dengan sistem pagar betis juga diklaim oleh Polri mampu menurunkan tingkat kecelakaan hingga 23 persen.

“Kami mengapresiasi kerja aparat, terutama kepolisian dan Kementerian Perhubungan, serta ormas dan organisasi kepemudaan yang turut membantu menciptakan keamanan dan menurunkan angka kecelakaan di jalan raya pada saat mudik lebaran tahun ini,” ujarnya di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Senin (12/8/2013).

Meski begitu, dia tetap mencatat, angka kecelakaan selama mudik yang mencapai 1.598 kecelakaan lalu lintas hingga Hari H Lebaran terhitung masih tinggi, sehingga ini merupakan pekerjaan rumah bagi Polri tahun depan.

Sebagaimana data yang dikeluarkan Polri, selama arus mudik 2013, sebanyak total keseluruhan sampai H+1 ini ada 3.172 kendaraan yang terlibat kecelakaan. Dari jumlah itu, 53 pemudik meninggal dunia. Luka berat 53 orang, dan 330 orang luka ringan.

Sudding juga mempertanyakan kinerja pemerintah yang hanya memberikan pelayanan maksimal pada pengguna jalan setahun sekali, yaitu pada saat mudik lebaran. Padahal seharusnya, pelayanan maksimal tersebut sudah menjadi kewajiban pemerintah setiap saat, tanpa harus menunggu datangnya mudik lebaran.

“Seharusnya pelayanan maksimal juga diberikan kepada masyarakat pengguna jalan pada hari-hari biasa, dan tidak perlu menunggu setahun sekali,” pungkasnya.

Sementara itu, Sudding juga mengkritisi penataan jalan raya di Jalur Selatan (Bandung-Garut-Ciamis-Tasikmalaya), yang akhirnya mengakibatkan kemacetan yang semakin parah.

Seharusnya pemerintah sudah memikirkan rencana jangka panjang untuk mengurai jalan di jalur-jalur tersebut. Menurut Sudding, kondisi tersebut menunjukkan betapa lemahnya manajemen infrastruktur jalan raya di Indonesia.

Padahal, menurut Sudding, jalur darat di wilayah selatan menjadi alternatif bagi pengguna jalan, terutama bagi masyarakat Bandung, Garut, Ciamis serta Tasikmalaya sampai menembus Cilacap dan daerah Jawa Tengah lainnya, sehingga bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk menggerakkan perekonomian daerah di wilayah-wilayah tersebut.

“Kondisi jalanan di wilayah selatan yang cenderung sempit dan berkelok-kelok, menyebabkan jalan rawan macet dan kecelakaan, terutama di jalur-jalur sulit seperti Nagrek," terangnya.

Saat ditanya tentang kemungkinan pembangunan jalan tol di daerah tersebut untuk mengalihkan arus lalu lintas di jalur-jalur sempit, Sudding menjawab dengan tegas, bahwa solusi apapun yang dapat membantu mempermudah akses bagi masyarakat kecil untuk meningkatkan mobilitas dan perekonomian, termasuk pembangunan jalan tol, akan didukung oleh Fraksi Hanura.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Dilarang Mudik, Jasa...
Dilarang Mudik, Jasa Marga Perketat di Ruas Jalan Tol Ini
Soal Larangan Mudik,...
Soal Larangan Mudik, Pemerintah Harus Tegakkan Aturan Secara Konsisten
Pemerintah Larang Mudik,...
Pemerintah Larang Mudik, DPR: Jangan Kayak Tahun Lalu Pulang Kampung Boleh
Ini yang Sebaiknya Masyarakat...
Ini yang Sebaiknya Masyarakat Lakukan Ketika Mudik Kembali Dilarang
Nekad Mudik? Jangan...
Nekad Mudik? Jangan Sepelekan Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Sepeda Motor
Rekomendasi
Detak Jantung Misterius...
Detak Jantung Misterius dari Dalam Perut Bumi Bakal Membelah Afrika
Terletak di Indonesia,...
Terletak di Indonesia, Patahan Banda Bisa Picu Bencana Melebihi Gempa Turki
Topan Lupit Terjang...
Topan Lupit Terjang 3 Wilayah, Warga Jepang Diminta Waspada
Artikel Terkini
Kemenhaj Ingatkan Jemaah...
Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Tak Bawa Air Zamzam dalam Koper
21.948 Jemaah Haji Reguler...
21.948 Jemaah Haji Reguler dan 7.702 Haji Khusus Sudah Tiba di Indonesia
Fitnah Akhir Zaman:...
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Infografis
Capaian Kinerja Airin...
Capaian Kinerja Airin Selama Menjabat Walikota Tangsel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved