Pemudik dari Samarinda Rebutan Tempat di Dek Kapal

Rabu, 23 Juli 2014 - 12:17 WIB
Pemudik dari Samarinda...
Pemudik dari Samarinda Rebutan Tempat di Dek Kapal
A A A
SAMARINDA - Akibat takut tak kebagian tempat, ribuan pemudik di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), berebut tempat di sebuah kapal ferry tujuan Pare-pare, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Para pemudik sudah memenuhi dek kapal, meski kapal baru akan berangkat dua hari kemudian, yakni hari ini. Para pemudik sudah memenuhi dan menginap di dek kapal sejak Senin 21 Juli 2014.

Para pemudik ketakutan tidak mendapat tempat, sehingga begitu tiba di pelabuhan, langsung memenuhi setiap dek kapal. Dari pantauan di kapal, ratusan pemudik memenuhi dek kapal paling bawah.

Para pemudik yang memilih menginap di kapal kebanyakan pemudik yang berasal dari luar Kota Samarinda. Banyak pemudik berasal dari Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Timur, dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Selain itu, para pemudik tidak mengetahui adanya pelabuhan baru di Kaltim yang melayani rute yang sama, seperti di Kota Bontang.

“Para calon penumpang ini belum tahu keberadaan kapal yang di Bontang. Makanya mereka mengantisipasi dua hari sebelum pemberangkatan sudah datang. Mereka takut tidak dapat tempat,” kata Perwira Jaga Pelabuhan Samarinda, Herdi kepada wartawan, Rabu (23/7/2014).

Harga tiket pesawat yang melambung tinggi membuat pemudik memilih menggunakan kapal laut. Selain itu, dengan kapal laut, pemudik juga bisa membawa barang cukup banyak yang nantinya akan dibagi ke seluruh keluarga di kampung halaman.

“Sengaja memilih kapal laut, karena banyak bawa keluarga, barang juga banyak. Jadi semuanya bisa diangkut oleh kapal laut. Kalau pesawat tidak bisa semuanya,” kata Asma, seorang pemudik

Tidak hanya membawa barang, pemudik juga membawa serta kendaraan mereka. Selain ada yang membawa mobil, pemudik juga membawa sepeda motor. Dek kapal paling bawah ada yang digunakan untuk sepeda motor, namun sebagian besar muatan kapal diperuntukkan untuk pemudik.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Dilarang Mudik, Jasa...
Dilarang Mudik, Jasa Marga Perketat di Ruas Jalan Tol Ini
Soal Larangan Mudik,...
Soal Larangan Mudik, Pemerintah Harus Tegakkan Aturan Secara Konsisten
Pemerintah Larang Mudik,...
Pemerintah Larang Mudik, DPR: Jangan Kayak Tahun Lalu Pulang Kampung Boleh
Dampak Larangan Mudik...
Dampak Larangan Mudik Tidak Besar Bagi Perekonomian
Nekad Mudik? Jangan...
Nekad Mudik? Jangan Sepelekan Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Sepeda Motor
Rekomendasi
Negara-negara Paling...
Negara-negara Paling Tidak Ramah di Dunia
Gempa Turki dan Suriah,...
Gempa Turki dan Suriah, UNESCO: Warisan Budaya dan Sejarah Dunia dalam Bahaya
Dunia Bawah Laut Purba...
Dunia Bawah Laut Purba Jadi Kunci Bukti Peradaban Kuno
Artikel Terkini
Sejarah Rashdul Kiblat:...
Sejarah Rashdul Kiblat: Metode Penentuan Arah Kiblat Warisan Abu Rahyan Al-Biruni
Rashdul Qiblat, Cara...
Rashdul Qiblat, Cara Paling Akurat Meluruskan Arah Kiblat yang Memadukan Sains dan Syariat
3 Amalan Bulan Safar...
3 Amalan Bulan Safar 1448 Hijriyah yang Jangan Dilewatkan, Pahalanya Berlipat-lipat
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Bulan Safar : Bulan Penuh Kebaikan, Bukan Kesialan
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Hak Asuh Anak setelah...
Hak Asuh Anak setelah Perceraian dalam Islam, Kapan Anak Boleh Memilih Ayah atau Ibunya?
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved