Jamaah Tarekat Naqsabandiyah Takbiran Nanti Malam

Sabtu, 26 Juli 2014 - 13:12 WIB
Jamaah Tarekat Naqsabandiyah...
Jamaah Tarekat Naqsabandiyah Takbiran Nanti Malam
A A A
PADANG - Hari ini merupakan hari terakhir jamaah Tarekat Naqsabandiyah melakukan ibadah puasa. Jamaah ini akan memulai takbiran nanti malam, sebagai pertanda Idul Fitri 1 Syawal 1435 Hijriah jatuh pada Minggu, 27 Juli 2014.

Sekretaris Jamaah Naqsabandiyah Kota Padang Edizon Revindo mengatakan, penetapan jatuhnya Lebaran besok ini sesuai dengan metode hisab munjid yaitu menghitung puasa selama 30 hari sejak awal puasa dan hal itu sesuai sesuai dengan kalender. "Kita akan berlebaran besok, dan hari ini puasa terakhir, sesuai dengan hitungan kita hari ini sudah masuk hari ke-30," ujar Edizon, Sabtu (26/7/2014)

Metode ini, menurut Edizon, berasal dari Mekkah, dibuat ulama besar di zaman Rasulullah dan telah dilakukan secara turun-temurun. Penghitungan puasa ini dengan cara menghitung hari sebanyak 360 dalam setahun yang dimulai dari dari 1 Ramadan tahun lalu. "Kemudian dicocokkan dengan ritual melihat bulan dilakukan pada bulan Syaban tanpa menggunakan alat bantu apa pun," katanya.

Tarekat Naqsabandiyah telah melakukan puasa pada 27 Juni 2014, biasanya lebih cepat dua hari dibanding umat Islam pada umumnya atau yang ditetapkan pemerintah. "Kalau menentukan awal Hari Raya Idul Fiti melalui hisab saja, tapi kalau awal Ramadan ada ritual melihat bulan," jelasnya.

Jamaah Naqsabandiyah di Sumbar ini tersebar di beberapa daerah seperti di Padang, Kabupaten Solok Selatan, Pesisir Selatan, dan Solok. Di Kota Padang, terdapat 70 masjid dan musala tempat peribadatan Tarekat Naqsabandiyah yang tersebar di Kecamatan Pauh, Lubuk Kilangan, dan Lubuk Begalung. "Pusatnya terletak di Musala Baitul Makmur, Kelurahan Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang," ujarnya.

Biasanya, di Sumatera Barat ini selalu bervariasi dalam menentukan lebarannya. Yang paling cepat adalah Tarekat Naqsabandiyah, kemudian disusul oleh Muhammadiyah, lalu ketetapan pemerintah bedanya dua hari. Dua hari berikutnya disusul lagi Tarekat Syattariyah di Ulakan, Kabupaten Padang Pariaman.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Berikut Lokasi Salat...
Berikut Lokasi Salat Idul Fitri 1444 H pada Jumat 21 April 2023 di DKI Jakarta
Grand Mufti Saudi: Umat...
Grand Mufti Saudi: Umat Islam Boleh Salat Ied di Rumah Saat Pandemi Covid-19
Niat Sholat Idul Fitri...
Niat Sholat Idul Fitri dan Tata Caranya
Rahasia Ied Al-Fitri
Rahasia Ied Al-Fitri
Hindari Kesalahan Ini...
Hindari Kesalahan Ini Saat Merayakan Idul Fitri
Bacaan Bilal Salat Idul...
Bacaan Bilal Salat Idul Fitri, Tidak Ada Azan dan Ikamah
Rekomendasi
Jauh Lebih Tajir dari...
Jauh Lebih Tajir dari Pangeran Arab, Arkeolog Ungkap Jumlah Kekayaan Nabi Sulaiman
Bahasa Kuno yang Tidak...
Bahasa Kuno yang Tidak Diketahui Ditemukan di Turki
Fenomena Letusan Kimberlit...
Fenomena Letusan Kimberlit Akan Muntahkan Butiran Berlian
Artikel Terkini
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved