7 Isi Kandungan Surat Al-Maidah Ayat 11-20 yang Bermanfaat untuk Dipahami

Minggu, 24 November 2024 - 15:10 WIB
loading...
7 Isi Kandungan Surat...
Kandungan Surat Al-Maidah ayat 11-20 mencakup pesan-pesan mendalam berupa panduan moral, larangan, dan peringatan dari Allah SWT. Foto ilustrasi/SINDOnews
A A A
Surat Al-Maidah , salah satu surat dalam Al-Qur'an, menyimpan banyak pelajaran dan nilai kehidupan yang relevan bagi umat Islam. Kandungan Surat Al-Maidah ayat 11-20 mencakup pesan-pesan mendalam berupa panduan moral, larangan, dan peringatan dari Allah SWT.

Memahami kandungan ayat-ayat Al Quran ini tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga memberikan pedoman penting untuk menjalani kehidupan sehari-hari sesuai dengan syariat Islam.

Artikel ini akan mengulas tujuh isi kandungan utama dari Surat Al-Maidah ayat 11-20 yang perlu diketahui dan diterapkan oleh setiap Muslim.

7 Kandungan Ayat 11-25 Surah Al-Maidah

1. Mengingat Nikmat dari Allah SWT

Pada ayat ke 11 dalam kandungan surat Al-Maidah berisi firman Allah SWT kepada orang beriman untuk mengingat kenikmatan yang diberikannya.

Al-Ma'idah (5:11)

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱذْكُرُوا۟ نِعْمَتَ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ هَمَّ قَوْمٌ أَن يَبْسُطُوٓا۟ إِلَيْكُمْ أَيْدِيَهُمْ فَكَفَّ أَيْدِيَهُمْ عَنكُمْ ۖ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ وَعَلَى ٱللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ ٱلْمُؤْمِنُونَ


Artinya :
“Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah nikmat Allah (yang diberikan) kepadamu, ketika suatu kaum bermaksud hendak menyerangmu dengan tangannya, lalu Allah menahan tangan mereka dari kamu. Dan bertakwalah kepada Allah, dan hanya kepada Allahlah hendaknya orang-orang beriman itu bertawakal.”

Tafsiran Ibnu Katsir juga menjelaskan lebih lanjut tentang kandungan surat Al-Maidah ayat 11 tersebut. Pada saat itu, Nabi Muhammad SAW sedang beristirahat bersama sahabat-sahabatnya di bawah pepohonan. Saat beristirahat, beliau menggantungkan pedangnya di sebuah pohon dimana seorang Arab Badui mengambil pedang tersebut.

Pedang tersebut dihadang kepada Nabi Muhammad SAW dan Arab Badui tersebut mengancamnya,"Siapakah yang akan melindungi dirimu dariku?" Dimana Nabi Muhammad menjawab, “Allah”.

Orang Arab Badui tersebut lanjut bertanya hal yang sama sebanyak dua hingga tiga kali dimana Rasulullah menjawab “Allah” terhadap pertanyaan tersebut. Kemudian tangan orang Arab Badui itu lumpuh dan pedang terjatuh dari tangannya.

Cerita tersebut menjelaskan mengenai ayat 11 bagian “..ketika suatu kaum bermaksud hendak menyerangmu dengan tangannya, lalu Allah menahan tangan mereka dari kamu.” menjelaskan bagaimana Allah SWT melindungi orang orang beriman dari ancaman dunia.

Maka sebagai orang beriman harus mengingat kenikmatan keamanan yang diberikan oleh Allah kepada kita dari ancaman dan siksa dunia serta akhirat.

2. Pentingnya Menjaga Perjanjian

Selanjutnya kandungan surat Al-Maidah pada ayat 12-13 menceritakan bagaimana kaum Bani Israil mengingkari janji dengan Allah SWT dimana pada akhirnya Allah memberikan kutukan kepada kaum tersebut.

Al-Ma'idah (5:12)

۞ وَلَقَدْ أَخَذَ ٱللَّهُ مِيثَـٰقَ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ وَبَعَثْنَا مِنْهُمُ ٱثْنَىْ عَشَرَ نَقِيبًۭا ۖ وَقَالَ ٱللَّهُ إِنِّى مَعَكُمْ ۖ لَئِنْ أَقَمْتُمُ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتَيْتُمُ ٱلزَّكَوٰةَ وَءَامَنتُم بِرُسُلِى وَعَزَّرْتُمُوهُمْ وَأَقْرَضْتُمُ ٱللَّهَ قَرْضًا حَسَنًۭا لَّأُكَفِّرَنَّ عَنكُمْ سَيِّـَٔاتِكُمْ وَلَأُدْخِلَنَّكُمْ جَنَّـٰتٍۢ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَـٰرُ ۚ فَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَٰلِكَ مِنكُمْ فَقَدْ ضَلَّ سَوَآءَ ٱلسَّبِيلِ ١٢


Artinya :
“Dan sungguh, Allah telah mengambil perjanjian dari Bani Israil dan Kami telah mengangkat dua belas orang pemimpin diantara mereka. Dan Allah berfirman, "Aku bersamamu." Sungguh, jika kamu melaksanakan salat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasul-Ku dan kamu bantu mereka dan kamu pinjamkan kepada Allah pinjaman yang baik,1 pasti akan Aku hapus kesalahan-kesalahanmu, dan pasti, akan Aku masukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Tetapi barang siapa kafir di antaramu setelah itu, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus."”

Al-Ma'idah (5:13)

فَبِمَا نَقْضِهِم مِّيثَـٰقَهُمْ لَعَنَّـٰهُمْ وَجَعَلْنَا قُلُوبَهُمْ قَـٰسِيَةًۭ ۖ يُحَرِّفُونَ ٱلْكَلِمَ عَن مَّوَاضِعِهِۦ ۙ وَنَسُوا۟ حَظًّۭا مِّمَّا ذُكِّرُوا۟ بِهِۦ ۚ وَلَا تَزَالُ تَطَّلِعُ عَلَىٰ خَآئِنَةٍۢ مِّنْهُمْ إِلَّا قَلِيلًۭا مِّنْهُمْ ۖ فَٱعْفُ عَنْهُمْ وَٱصْفَحْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُحْسِنِينَ ١٣


Artinya :
“(Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, maka Kami melaknat mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka mengubah firman (Allah) dari tempatnya,1 dan mereka (sengaja) melupakan sebagian pesan yang telah diperingatkan kepada mereka. Engkau (Muhammad) senantiasa akan melihat pengkhianatan dari mereka kecuali sekelompok kecil di antara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkan mereka. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.”

Dalam tafsiran Ibnu Katsir, Allah memerintahkan hamba-hamba-Nya yang beriman untuk memenuhi janji yang telah diambil melalui Nabi Muhammad ﷺ, menegakkan kebenaran, dan berlaku adil sebagai saksi.

Setelah mengingatkan nikmat lahir dan batin berupa petunjuk serta hidayah, Allah juga menjelaskan tentang pengambilan janji serupa kepada Ahli Kitab sebelumnya, yaitu kaum Yahudi dan Nasrani.

Dalam firman Allah SWT, "Dan sungguh, Allah telah mengambil perjanjian dari Bani Israil dan Kami telah mengangkat dua belas pemimpin di antara mereka," merujuk pada naqib pemimpin setiap kabilah. Tugas mereka adalah mengajak kaumnya untuk berbaiat, yakni berjanji setia untuk tunduk dan patuh kepada Allah, rasul-Nya, dan kitab-Nya.

Allah SWT saat itu akan memberikan perlindungan dan pertolongan untuk mereka jika melaksanakan sholat, zakat, dan percaya (beriman) kepada rasul-rasul Allah SWT.

Akan tetapi mereka merusak janji yang diberikan dari Allah SWT kepada mereka yang mengakibatkan Allah memberitahukan siksa yang akan menimpa mereka alhasil melanggar perjanjian dan merusak janji tersebut. Hal ini dijelaskan pada firman Allah SWT, “(Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, maka Kami melaknat mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu.”

Hati keras membatu dalam hal ini yaitu mereka dilaknat oleh Allah SWT, dijauhkan dari rahmat-Nya, dan hati mereka tertutup rapat sehingga tidak mampu menerima hidayah atau agama yang benar, yang hanya dapat dicapai melalui ilmu yang bermanfaat dan perbuatan yang saleh.

Maka dari itu, orang beriman harus bisa menjaga setiap perjanjian yang mereka harus tepati, baik sesama umat hingga terutama kepada Allah SWT sehingga terhindar dari laknat yang diberikan Allah SWT kepada kaum yang mengingkari janjinya.

3. Perpecahan Ahli Kitab dan Sosial akibat Melupakan Ajaran Allah

Melanjutkan ke ayat 14, kandungan surat Al-Maidah juga berisi bagaimana kesengajaan “orang nasrani” melupakan ajaran Allah SWT menghasilkan kebencian dan permusuhan diantara mereka.

Al-Ma'idah (5:14)

وَمِنَ ٱلَّذِينَ قَالُوٓا۟ إِنَّا نَصَـٰرَىٰٓ أَخَذْنَا مِيثَـٰقَهُمْ فَنَسُوا۟ حَظًّۭا مِّمَّا ذُكِّرُوا۟ بِهِۦ فَأَغْرَيْنَا بَيْنَهُمُ ٱلْعَدَاوَةَ وَٱلْبَغْضَآءَ إِلَىٰ يَوْمِ ٱلْقِيَـٰمَةِ ۚ وَسَوْفَ يُنَبِّئُهُمُ ٱللَّهُ بِمَا كَانُوا۟ يَصْنَعُونَ


Artinya :
“Dan di antara orang-orang yang mengatakan, "Kami ini orang Nasrani," Kami telah mengambil perjanjian mereka, tetapi mereka (sengaja) melupakan sebagian pesan yang telah diperingatkan kepada mereka, maka Kami timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka hingga hari Kiamat. Dan kelak Allah akan memberitakan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan.”

Penjelasan tafsiran Ibnu Katsir terhadap kandungan surah Al-Maidah ayat 14, pada firman Allah, “Dan di antara orang-orang yang mengatakan, "Kami ini orang Nasrani," Kami telah mengambil perjanjian mereka” adalah orang yang mengakui Nasrani mengikuti Isa ibnu Maryam a.s. walaupun pada kenyataanya tidak secara demikian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Inilah Dalil Naqli Ibadah...
Inilah Dalil Naqli Ibadah Haji dalam Beberapa Surat Al Quran dan Hadis Nabi SAW
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Aniaya dan Zalim Terhadap Diri Sendiri
Ayat-Ayat Al-Quran Tentang...
Ayat-Ayat Al-Quran Tentang Azab Terhadap Suatu Kaum
Kisah Bani Israil dalam...
Kisah Bani Israil dalam Al Quran, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Rekomendasi
BMKG Sebut Cilacap Berpotensi...
BMKG Sebut Cilacap Berpotensi Diterjang Tsunami 10 Meter
Lagi-lagi Batu Berbentuk...
Lagi-lagi Batu Berbentuk Ular Raksasa Tiba-tiba Muncul di Sungai
Fenomena Alam Ini Bikin...
Fenomena Alam Ini Bikin Dinosaurus Dominan Kuasai Bumi
Artikel Terkini
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Infografis
7 Ilmuwan Islam Paling...
7 Ilmuwan Islam Paling Berpengaruh Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved