8 Fakta Apa dan Siapa Orang Yahudi Menurut Tharick Chehab
Selasa, 24 Januari 2023 - 05:15 WIB
Kaum Yahudi tersebar di ratusan negara. Foto/Ilustrasi: Ist
Prof HS Tharick Chehab dalam bukunya yang berjudul "Alkitab (Bible), Sejarah Terjadinya dan Perkembangannya Serta Hal-hal yang Bersangkutan" menyebut 8 fakta, apa dan siapa orang Yahudi itu. Berikut fakta tersebut.
Pertama, pada tahun 740 seorang raja bernama Bulan dari Suku Khazar, bangsa Mongol, di Rusia Tenggara, masuk agama Yahudi, yang segera diikuti oleh rakyatnya.
Sesungguhnya banyak sekali orang di Eropa masuk agama Yahudi dalam Abad-Pertengahan. Bahkan pada abad XVII ada gerakan besar-besaran dari orang Yahudi-Balkan memasukkan orang-orang ke agamanya, dan yang terbanyak adalah bangsa-bangsa Rusia di wilayah Kaukasia yang keturunannya di Eropa Tengah, Rusia, Polandia dan Amerika Serikat , dari negara-negara mana para imigrannya dan juga para pemimpin politiknya yang sekarang, memasuki Israel
Baca juga: Mengapa Hitler Sangat Membenci Yahudi?
Kedua, ada Yahudi Kuning dari Cina, Yahudi Hitam dan Malabar, dan Falasya dari Etiopia (Abessiniya). Oleh karenanya, tak dapat dilihat orang-orang Yahudi (Internasional Jewry) sebagai suatu bangsa atau kaum (nation). Mereka adalah suatu jemaat keagamaan, tambah pula tidak sejenis sebab mereka terbagi-bagi dalam sekta-sekta. Keanekaragaman physique (bentuk badan), paras, adat dan kebudayaan yang datang berkumpul dari 102 negara.
Ketiga, Negara Israel membedakan:
1. Askhemazim, kata Ibrani untuk bangsa Jerman, yang meliputi seluruh orang-orang Yahudi yang berkebudayaan Barat dan berbahasa di rumahnya ,'yiddisy." Dari mereka terdapat:
(a) Sekta Hasdim yang berasal dari Polandia, masih berpakaian jubah panjang hitam.
(b) Sekta Hanukah yang senantiasa memperingati kemenangan-kemenangan Makkabee dan pembangunan kembali dari Heikal (Temple) pada tahun 165 SM.
(c) Sekta Liubavitch yang terdiri dari orang-orang intelek yang sangat orthodox.
Pertama, pada tahun 740 seorang raja bernama Bulan dari Suku Khazar, bangsa Mongol, di Rusia Tenggara, masuk agama Yahudi, yang segera diikuti oleh rakyatnya.
Sesungguhnya banyak sekali orang di Eropa masuk agama Yahudi dalam Abad-Pertengahan. Bahkan pada abad XVII ada gerakan besar-besaran dari orang Yahudi-Balkan memasukkan orang-orang ke agamanya, dan yang terbanyak adalah bangsa-bangsa Rusia di wilayah Kaukasia yang keturunannya di Eropa Tengah, Rusia, Polandia dan Amerika Serikat , dari negara-negara mana para imigrannya dan juga para pemimpin politiknya yang sekarang, memasuki Israel
Baca juga: Mengapa Hitler Sangat Membenci Yahudi?
Kedua, ada Yahudi Kuning dari Cina, Yahudi Hitam dan Malabar, dan Falasya dari Etiopia (Abessiniya). Oleh karenanya, tak dapat dilihat orang-orang Yahudi (Internasional Jewry) sebagai suatu bangsa atau kaum (nation). Mereka adalah suatu jemaat keagamaan, tambah pula tidak sejenis sebab mereka terbagi-bagi dalam sekta-sekta. Keanekaragaman physique (bentuk badan), paras, adat dan kebudayaan yang datang berkumpul dari 102 negara.
Ketiga, Negara Israel membedakan:
1. Askhemazim, kata Ibrani untuk bangsa Jerman, yang meliputi seluruh orang-orang Yahudi yang berkebudayaan Barat dan berbahasa di rumahnya ,'yiddisy." Dari mereka terdapat:
(a) Sekta Hasdim yang berasal dari Polandia, masih berpakaian jubah panjang hitam.
(b) Sekta Hanukah yang senantiasa memperingati kemenangan-kemenangan Makkabee dan pembangunan kembali dari Heikal (Temple) pada tahun 165 SM.
(c) Sekta Liubavitch yang terdiri dari orang-orang intelek yang sangat orthodox.
Lihat Juga :