Keridaan Allah Taala Adalah Tingkat Kebahagiaan Tertinggi, Begini Penjelasannya

Senin, 13 Februari 2023 - 14:47 WIB
Baca juga: Cak Nur: Nabi Ibrahim, Musa dan Isa Adalah Tokoh Muslim

Menurutnya, dan kerelaan seorang hamba kepada Khaliqnya tak lain adalah salah satu wujud nilai kepasrahan (Islam) hamba itu kepada-Nya. "Inilah gambaran tentang situasi mereka yang telah mencapai tingkat amat tinggi dalam iman dan takwa, seperti gambaran mengenai mereka itu dari masa lalu," jelasnya.

Allah SWT berfirman:

وَالسّٰبِقُوْنَ الْاَوَّلُوْنَ مِنَ الْمُهٰجِرِيْنَ وَالْاَنْصَارِ وَالَّذِيْنَ اتَّبَعُوْهُمْ بِاِحْسَانٍۙ رَّضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُ وَاَعَدَّ لَهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ تَحْتَهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًا ۗذٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ

Dan mereka, para pelopor pertama, yang terdiri dari para Muhajirin dan Anshar, serta orang-orang yang mengikuti jejak mereka dengan baik, Allah rela kepada mereka, dan mereka pun rela kepada-Nya. Dan Dia menyediakan untuk mereka surga-surga yang sungai-sungai mengalir di bawahnya, dan mereka kekal di sana selama-lamanya. Itulah kebahagiaan yang agung. ( QS al-Taubah/9 :100)

Juga seperti lukisan tentang jiwa yang mengalami ketenangan sejati (muthma'innah), yang dipersilakan dengan penuh kasih sayang kembali kepada Tuhannya dalam keadaan saling merelakan antara Tuhan dan hamba-Nya, kemudian dipersilakan pula agar masuk ke dalam kelompok para hamba Tuhan, dan akhirnya dipersilakan masuk ke surga, lingkungan kebahagiaan.

Baca juga: Bila Ihsan Diwujudkan Secara Nyata dalam Tasawuf Menurut Cak Nur

Allah SWT berfirman:

يٰۤاَيَّتُهَا النَّفۡسُ الۡمُطۡمَٮِٕنَّةُ

ارۡجِعِىۡۤ اِلٰى رَبِّكِ رَاضِيَةً مَّرۡضِيَّةً‌
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!