Apakah Nabi Muhammad SAW Isra Miraj dengan Ruh dan Jasad? Ini Penjelasannya

Jum'at, 17 Februari 2023 - 05:10 WIB
Ketiga, firman Allah yang menggunakan "bi'abdihi" menunjukkan bahwa Nabi Isra' dengan ruh dan jasad karena kata seorang hamba mengacu pada kesatuan jasad dan ruh.

Keempat, perkataan Ibnu 'Abbas bahwa orang-orang Arab menggunakan kata ru'ya dalam arti penglihatan mata, maka kata ru'ya dalam firman Allah berikut ini mesti dipahami sebagai penglihatan dengan mata.

...وَمَا جَعَلۡنَا الرُّءۡيَا الَّتِىۡۤ اَرَيۡنٰكَ اِلَّا فِتۡنَةً لِّلنَّاسِ...

"....Dan Kami tidak menjadikan mimpi yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia.." (QS Al-Isra ayat 60)

Kelima, yang diperlihatkan kepada Nabi waktu Isra' dan Mi'raj adalah penglihatan mata yang mungkin terjadi karena kecepatan yang serupa telah dibuktikan oleh manusia dengan teknologi modern.

Beberapa mufassir lain berpendapat bahwa Isra dilakukan Nabi dengan ruhnya saja. Mereka menguatkan pendapat dari perkataan Mu'awiyah bin Abi Sufyan ketika ditanya tentang Isra Nabi Muhammad SAW, beliau menjawab: "Isra Nabi itu adalah mimpi yang benar yang datangnya dari Allah."

Pendapat yang mengatakan bahwa Isra hanya dilakukan dengan ruh saja dinilai lemah, karena sanad hadis yang dijadikan hujjah atau pegangan tidak jelas.

Mayoritas ulama lebih memilih bahwa Nabi Muhammad SAW melakukan Isra Miraj dalam keadaan terjaga bersama ruh dan jasad beliau. Wallahu A'lam.

Baca Juga: 7 Fakta Isra Miraj yang Wajib Diketahui, Salah Satunya Diperjalankan dengan Buraq
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!