Benarkah Waktu Maghrib, Waktunya Setan dan Jin Berkeliaran?
Kamis, 02 Maret 2023 - 13:30 WIB
Juga berdasarkan hadits Anasradhiyallahu ‘anhubahwa beliau mengatakan,“Sungguh aku melihat para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang senior saling berlomba mengejar tiang-tiang (untuk dijadikan tempat sholat) ketika masuk waktu Maghrib.”(HR. Bukhari).
Dari Anas bin Malikradhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan :
“Kami pernah tinggal di Madinah. Saat muadzin beradzan untuk sholat Maghrib, mereka (para sahabat senior) saling berlomba mencari tiang-tiang lalu mereka sholat dua rakaat dua rakaat sampai ada orang asing yang masuk masjid untuk sholat mengira bahwa sholat Maghrib sudah ditunaikan karena saking banyaknya yang melaksanakan sholat sunnah sebelum Maghrib.”(HR. Muslim).
Meski dianjurkan, yakni untuk melindungi dari datangnya gangguan setan di awal waktu malam, namun sholat dua rakaat sebelum Maghrib bukanlah sunnah yang sangat ditekankan (bukan sunnah muakadah), sebagaimana ditekankannya melaksanakan shalat sunnah rawatib. Sholat ini boleh ditinggalkan.
Oleh karena itu, NabiShallallahu ‘Alaihi wa Sallam menegaskan tentang sholat dua rakaat sebelum Maghrib ini dengan kata-kata: “Bagi siapa yang mau”karena Rasulullah tidak ingin dianggap umatnya sebagai sunnah yang dikuatkan. Rasulullah Shallalahu 'Alaihi wa Sallam hanya menganjurkan menjaga sholat sebelum Maghrib tersebut karena sesungguhnya setan atau bangsa setan berkeliaran dan ditakutkan terjadinya gangguan kepada manusia.
Baca juga: Jangan Sampai Keliru, Ini Batas Waktu Sholat Maghrib dan Isya
Wallahu A'lam
Dari Anas bin Malikradhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan :
“Kami pernah tinggal di Madinah. Saat muadzin beradzan untuk sholat Maghrib, mereka (para sahabat senior) saling berlomba mencari tiang-tiang lalu mereka sholat dua rakaat dua rakaat sampai ada orang asing yang masuk masjid untuk sholat mengira bahwa sholat Maghrib sudah ditunaikan karena saking banyaknya yang melaksanakan sholat sunnah sebelum Maghrib.”(HR. Muslim).
Meski dianjurkan, yakni untuk melindungi dari datangnya gangguan setan di awal waktu malam, namun sholat dua rakaat sebelum Maghrib bukanlah sunnah yang sangat ditekankan (bukan sunnah muakadah), sebagaimana ditekankannya melaksanakan shalat sunnah rawatib. Sholat ini boleh ditinggalkan.
Oleh karena itu, NabiShallallahu ‘Alaihi wa Sallam menegaskan tentang sholat dua rakaat sebelum Maghrib ini dengan kata-kata: “Bagi siapa yang mau”karena Rasulullah tidak ingin dianggap umatnya sebagai sunnah yang dikuatkan. Rasulullah Shallalahu 'Alaihi wa Sallam hanya menganjurkan menjaga sholat sebelum Maghrib tersebut karena sesungguhnya setan atau bangsa setan berkeliaran dan ditakutkan terjadinya gangguan kepada manusia.
Baca juga: Jangan Sampai Keliru, Ini Batas Waktu Sholat Maghrib dan Isya
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :