Ingin Puasanya Selamat? Jauhi Perkara yang Satu Ini
Senin, 03 April 2023 - 03:05 WIB
Meski demikian, ulama hampir seluruhnya sepakat bahwa ghibah, dusta dan namimah, adalah termasuk perkara yang menghapus pahala puasa, minimal sangat bisa menguranginya.
Para penggosip, pengghibah, pendusta dan pengadu domba merupakan pihak yang dimaksudkan dalam sabda Nabi berikut ini:
كَمْ مِنْ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوْع وَالْعَطْش
Artinya: "Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan apapun dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga." (HR an-Nasa'i)
Para ulama juga mengingatkan hal ini, di antaranya Imam Mujahid rahimahullah:
مَن أحبَّ أن يسلم له صومه، فليجتنب الغِيبة والكذب
Artinya: "Siapa yang ingin puasanya selamat, maka hendaknya ia menjauhi ghibah dan kedustaan." [Az Zuhud 1203]
Imam Abul 'Aliyah rahimahullah berkata: "Orang yang berpuasa terhitung sedang ibadah selama ia tidak melakukan ghibah." [Itihaf ahli al-Islam hal 65]
Itulah perkara perusak ibadah puasa yang wajib kita jauhi. Semoga bermanfaat.
Baca Juga: 10 Larangan Saat Puasa Ramadan, Nomor Terakhir Sering Diperdebatkan
Para penggosip, pengghibah, pendusta dan pengadu domba merupakan pihak yang dimaksudkan dalam sabda Nabi berikut ini:
كَمْ مِنْ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوْع وَالْعَطْش
Artinya: "Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan apapun dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga." (HR an-Nasa'i)
Para ulama juga mengingatkan hal ini, di antaranya Imam Mujahid rahimahullah:
مَن أحبَّ أن يسلم له صومه، فليجتنب الغِيبة والكذب
Artinya: "Siapa yang ingin puasanya selamat, maka hendaknya ia menjauhi ghibah dan kedustaan." [Az Zuhud 1203]
Imam Abul 'Aliyah rahimahullah berkata: "Orang yang berpuasa terhitung sedang ibadah selama ia tidak melakukan ghibah." [Itihaf ahli al-Islam hal 65]
Itulah perkara perusak ibadah puasa yang wajib kita jauhi. Semoga bermanfaat.
Baca Juga: 10 Larangan Saat Puasa Ramadan, Nomor Terakhir Sering Diperdebatkan
(rhs)
Lihat Juga :