Kisah Wafatnya Sayyidah Fatimah di Bulan Ramadan

Jum'at, 07 April 2023 - 06:51 WIB
Maka menikahlah Sayyidina Ali dan Sayyidah Fatimah. Kemudian Rasulullah mendoakan keduanya “Semoga Allah mengumpulkan kesempurnaan kalian berdua, membahagiakan kesungguhan kalian berdua, memberkahi kalian berdua, dan mengeluarkan dari kalian berdua kebijakan yang banyak”. (Kitab Ar Ritadh An Nadrah 2:183).

Kehidupan pernikahan Sayyidah Fatimah dan Sayyidina Ali begitu damai dan sederhana. Sayyidah Fatimah dan Sayyidina Ali menjadi keluarga teladan di lingkungannya.

Kehidupan rumah tangga Sayyidah Fatimah dan Sayyidina Ali begitu sederhana. Bahkan tangan Sayyidah Fatimah menjadi kasar karena menumbuk gandum sendiri.

Saat itu Sayyidah Fatimah memiliki bayi yang bernama Hasan dan juga sedang hamil Hussein, anak keduanya sehingga merasa kewalahan. Karena, mereka tidak mampu membayar seorang pembantu untuk melakukan pekerjaan rumahnya.

Baca juga: Ali bin Abi Thalib Menikahi Fatimah di Bulan Muharram

Suatu ketika, Sayyidah Fatimah mendengar kabar bahwa Ayahandanya membawa tawanan perang yang bisa dijadikan pembantu di rumahnya. Setelah mendengar kabar itu, Sayyidah Fatimah pun berkunjung ke rumah Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam untuk meminta hal tersebut. Namun, sayangnya ayahanda sedang tidak di rumah. Jadi, Sayyidah Fatimah hanya sempat menceritakan hal tersebut pada istri Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam, Aisyah.

Setelah salat Isya, Aisyah menceritakan hal tersebut pada Rasulullah dan Rasulullah SAW mendatangi rumah Sayyidah Fatimah.

Dari Ali bin Abu Thalib bahwa 'Nabi SAW datang kepada kami sementara kami sedang bersiap-siap untuk tidur, aku hendak berdiri, tetapi beliau bersabda, “Tetaplah kalian berdua di tempat.”

Lalu beliau duduk di antara kami, sampai aku merasakan dinginnya kedua kaki beliau di dadaku, beliau bersabda, “Maukah kalian berdua aku ajari apa yang lebih baik dari apa yang kalian berdua minta kepadaku, jika kalian berdua hendak tidur, bertakbirlah sebanyak 34, bertasbihlah sebanyak 33 dan bertahmidlah sebanyak 33, ia lebih baik bagi kalian berdua daripada pembantu.”

Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam bersabda: “Laksanakanlah oleh kalian amalan semampu kalian, sesungguhnya sebaik-baik amalan adalah yang di kerjakan secara terus menerus walaupun sedikit.”

Dari pernikahan Sayyidina Ali dan Sayyidah Fatimah dikaruniai 4 orang anak yakni Hasan, Husein, Zainab, dan Ummi Kulsum.

Dijamin Masuk Surga

Sayyidah Fatimah sudah dijamin masuk ke surganya Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Namun, hal ini tidak semerta-merta membuat Rasulullah mendidik Sayyidah Fatimah supaya menjadi anak yang santai dalam beribadah.

Istri Rasulullah, Aisyah pernah berkata, “Tidak pernah aku melihat seseorang yang lebih mirip cara bicaranya seperti Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam seperti Fatimah.”

Baca juga: Belajar Membuka Pintu Surga dari Sayyidina Ali dan Sayyidah Fatimah

Rasulullah sangat menyayangi Sayyidah Fatimah. Sampai – sampai apabila Sayyidah Fatimah berkunjung ke rumah Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam, Rasul pun berdiri untuk menyambut kedatangan putrinya dan mencium putri kesayangannya.

Begitu juga apabila Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam datang ke rumah Fatimah. Fatimah pun berdiri dan menyambut kedatangan ayahanda tercinta kemudian mencium ayahandanya.

Sayyidah Fatimah wafat pada tanggal 3 Ramadan tahun 11 Hijriah. Umar Ahmad al-Rawi dalam buku berjudul "Wanita-Wanita Kebanggaan Islam" menyebut Sayyidah Fatimah wafat dalam usia 28 tahun.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!