Inilah Perkara-perkara yang Tidak Diampuni di Bulan Ramadan

Sabtu, 08 April 2023 - 05:15 WIB
Meski Ramadan adalah bulan ampunan dan penghapusan dosa, tetapi ternyata ada perkara yang tidak akan diampuni bagi orang yang melakukannya, salah satunya orang yang mendengar nama Nabi SAW namun tidak bershalawat pada Beliau. Foto ilustrasi/ist
Bulan Ramadhan adalah bulan ampunan, bulan di mana Allah Subhanahu wa Ta'ala mengampuni hamba-hambaNya di dalam bulan Ramadan. Namun, ternyata ada perkara-perkara yang justru tidak akan mendapat ampunan bila dilakukan di bulan Ramadan. Perkara apa saja itu?

Ustadz Ahmad Zainuddin Lc dalam sebuah kajian sunnah di Jakarta menjelaskan, hadis riwayat Imam Ibnu Khuzaimah, Imam Ahmad, Imam Baihaqi, Imam Bukhari dalam kitabnya 'Al-Adabul Mufrad' dan hadisnya dishahihkan oleh Imam Al-Albani Rahimahullah, dari Abu Hurairah Radhiyallahu'Anhu, ia bercerita:

"Bahwa Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi wa Sallam menaiki mimbar, Lalu beliau mengucapkan sebanyak tiga kali: Aamiin".

Dan arti aamiin adalah 'Ya Allah, kabulkanlah". Ini berarti beliau seakan-akan mengatakan: 'Ya Allah kabulkan, Ya Allah kabulkanlah, Ya Allah kabulkanlah.' Beliau ketika naik ke atas mimbar mengucapkan itu tiga kali.

Baca juga: Memaknai Keberkahan Ramadan (5): Ampunan Allah yang Tiada Batas

Lalu beliau ditanya: "Wahai Rasulallah, engkau belum pernah melakukan ini sebelumnya. Ada apa?"

Maka Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda.

Yang pertama:

"Jibril Alaihis Salam berkata kepadaku: "Sungguh sangat merugi seseorang yang ia masuk ke dalam bulan Ramadan lalu tidak diampuni dosanya," Kata Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam: 'Aku pun mengucapkan: Aamiin (Ya Allah, kabulkanlah).

Tentu aneh, bulan ampunan tapi tidak diampuni. Dari hadis ini kita tahu bahwa ada orang-orang yang tidak diampuni dalam Ramadan. Maka ini hati-hati.

Lalu yang kedua:

Jibril 'Alaihis Salam berdoa: "Sungguh sangat merugi seseorang yang disebutkan nama engkau di hadapannya lalu ia tidak bershalawat atasmu. Maka aku pun mengucapkan: Ya Allah, kabulkanlah'

Ini adalah orang yang semestinya disebutkan Nama Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam di hadapannya dia bershalawat. Dan shalawat amalannya mudah. Menggerakkan lisan, tidak sulit, tetapi dia tidak mau bershalawat atas Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!