Kisah Mengharukan Keluarga Rasulullah SAW di Hari Raya Idulfitri

Sabtu, 22 April 2023 - 22:58 WIB
"Ya Allah, Allahumma Isyhad...Ya Allah, Allahumma Isyhad... (Ya Allah saksikanlah, saksikanlah). Di hari Idul Fitri keluargaku makanannya adalah gandum yang tak enak."

Sayyidah Fathimah tersadar kalau di luar pintu rumah, sang ayah sedang berdiri tegak. "Wahai ayah, ada apa gerangan ayah menangis?"

Setengah berlari beliau memeluk putri kesayangannya sambil berkata, "Surga untukmu wahai putriku. Surga untukmu.”

Demikianlah menurut Ibnu Rafi'i, keluarga Rasulullah ﷺ pada hari Idul Fitri menyantap makanan yang sederhana. Ibnu Rafi'i berkata, "Aku diperintahkan oleh Rasulullah ﷺ agar tidak menceritakan tradisi keluarganya setiap Idul Fitri dan aku pun simpan kisah itu dalam hatiku."

Namun, selepas Rasulullah ﷺ wafat, aku takut dituduh menyembunyikan Hadits, maka aku ceritakan hal ini agar menjadi pelajaran bagi segenap kaum Muslimin." (Musnad Imam Ahmad Jilid 2, Hal 232)

Hikmah Berharga



Dai lulusan Kairo Mesir, Ustaz Miftah el-Banjary memberi nasihat berharga tentang kesederhaan Rasulullah dan keluarga beliau. Ada hikmah yang dapat dipetik bahwa keluarga Rasulullah SAW merupakan orang-orang pilihan di muka bumi.

Namun mereka tetap memilih untuk zuhud pada hari Idul Fitri. Sekiranya Rasulullah berdoa meminta kekayaan, Malaikat Jibril pun menawarkan gunung Uhud menjadi emas, namun beliau menolaknya. Rasulullah dan keluarga lebih memilih zuhud di dunia, sebab beliau mengetahui bahwa kehidupan di dunia tidaklah abadi.

Semoga kita tidak terlalu bersedih hanya karena tidak memiliki sesuatu yang baru di hari Idulfitri. Sebab hari raya yang sesungguhnya, bukanlah pakaian serba baru atau makanan enak, melainkan kembalinya pada fitrah atau kesucian diri hakiki.

Baca Juga: Mengharukan! Dua Cucu Rasulullah SAW Tidak Punya Baju Lebaran
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!