Bolehkah Puasa Syawal Dikerjakan Tidak Berurutan?

Selasa, 25 April 2023 - 08:37 WIB
Syaikh Abdul Qadir bin Syaibah al Hamd menjelaskan dalam hadis tentang puasa enam hari pada bulan Syawal , tidak ada nash yang menyebutkan pelaksanaannya secara berurutan ataupun terpisah-pisah. Begitu pula, tidak ada nash yang menyatakan pelaksanaannya langsung setelah hari raya Idulfitri.

Berdasarkan hal ini, siapa saja yang melakukan puasa tersebut setelah hari Raya Idulfitri secara langsung atau sebelum akhir Syawal, baik melaksanakan dengan beriringan atau terpisah-pisah, maka diharapkan ia mendapatkan apa yang dijanjikan Nabi Shallallahu alaihi wa sallam :

"Sebab, itu semua menunjukkan ia telah berpuasa enam hari pada bulan Syawal setelah puasa bulan Ramadan. Apalagi, terdapat kata sambung berbentuk tsumma, yang menunjukkan arti tarakhi (bisa dengan ditunda),” ujar Syaikh Abdul Qadir.

Baca juga:: Puasa Syawal 6 Hari = Puasa Setahun Penuh? Begini Penjelasan Imam An-Nawawi

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!