Kini Menginjakkan Kaki di Istana Legendaris Saddam Hussein Bukan Lagi Mimpi

Jum'at, 05 Mei 2023 - 14:46 WIB
Sistem politik pembagian kekuasaan berdasarkan pembagian etnosektarian, juga dikenal sebagai muhasasa, didirikan pasca invasi tahun 2003, dan segera menyebabkan pertikaian politik yang membantu menyeduh korupsi endemik.

Menurut mantan Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi, dalam dua dekade terakhir, lebih dari $600 miliar telah hilang karena korupsi. Korupsi yang merajalela telah melumpuhkan kemampuan generasi muda untuk mengukir masa depan di negara ini.

“Elit politik telah secara konsisten gagal mengantisipasi atau mengatasi tantangan sosial ekonomi dan lingkungan jangka panjang yang mungkin diwarisi oleh kaum muda saat ini,” kata Hayder al-Shakeri, rekan peneliti di program Timur Tengah dan Afrika Utara Chatham House yang berbasis di London.

Bagi anak muda Irak, harganya sangat tinggi. “Tidak ada fasilitas dan tidak ada layanan di negara ini karena semua uang masuk ke pejabat yang korup,” kata al-Hamadi.

“Mereka yang memiliki kekayaan, seperti saya, pergi atau sudah pergi, dan mereka yang tidak bisa pergi terus menderita.”

“Bahkan jika tidak ada lagi bom mobil di Bagdad, negara ini membunuh anak muda setiap hari.”
(mhy)
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:  Tiga perkara yang apabila ada pada diri seseorang, ia akan mendapatkan manisnya iman, yakni:  Dijadikannya Allah dan Rasul-Nya lebih dicintainya dari selain keduanya.  Jika ia mencintai seseorang, dia tidak mencintainya kecuali karena Allah.  Dan dia benci kembali kepada kekufuran, seperti dia benci bila dilempar ke neraka

(HR. Bukhari No. 15)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More