6 Rukun Wudhu yang Wajib Dipenuhi Agar Sholat Sah
Jum'at, 26 Mei 2023 - 15:49 WIB
Enam rukun wudhu ini harus dipenuhi setiap muslim agar sholatnya sah. Foto/ilustrasi
Sahabat muslim, perkara wudhu merupakan hal mendasar yang wajib kita pelajari karena wudhu merupakan salah satu syarat sah shalat. Kata Nabi, tidak diterima sholatnya orang yang tidak berwudhu.
Berikut 6 rukun wudhu yang wajib dipenuhi seorang muslim sebelum melakukan sholat atau ibadah lainnya. Penjelasan tentang rukun wudhu ini dinukil dari Kitab Safinatun Najah yang bersumber dari Hadis Nabi karya ulama besar Syaikh Salim bin Abdullah bin Saad bin Sumair Al hadhrami. Berikut penjelasannya:
(فصل ) فروض الوضوء ستة: الأول:النية ، الثاني : غسل الوجه ، الثالث: غسل اليدين مع المرفقين ، الرابع : مسح شيء من الرأس ، الخامس : غسل الرجلين مع الكعبين ، السادس :الترتيب .
Furuudh Al-Wudhuui Sittatun: (1) Al-Awwalu Anniyyatu, (2) Ats-Tsaani Ghoslu Al-Wajhi, (3) Ats-Tsaalitsu Ghoslu Al-Yadaini Ma'a Al-Mirfaqoini, (4) Ar-Roobi'u Mashu Syaiin Min Ar-Ro'si, (5) Al-Khoomisu Ghoslu Ar-Rijlaini ilaa Al-Ka'baini, (6) As-Saadisu At-Tartiibu.
Rukun Wudhu Ada Enam, yaitu:
1. Niat
Setiap hendak beribadah, kita diharuskan memulai dengan niat, begitu pula wudhu harus dimulai dengan niat. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam:
لاَ تُقْبَلُ صَلاَةُ مَنْ أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ
Artinya: "Tidak diterima sholat orang yang berhadas sampai ia berwudhu." (HR Al-Bukhari 135, Muslim 225)
Al-Mawardi mendifinisikan niat dengan qasdu syai'in muqtarinan bifi'lihi.yaitu menyengaja sesuatu berbarengan dengan pelaksanaannya. Karena itu berniat saat wudhu harus dibarengkan dengan ketika membasuh muka. Karena membasuh muka merupakan hal pertama yang dilakukan dalam berwudhu. Seperti halnya niat sholat yang harus berbarengan dengan pengucapan takbiratul ihram (Allahu Akbar).
Berikut 6 rukun wudhu yang wajib dipenuhi seorang muslim sebelum melakukan sholat atau ibadah lainnya. Penjelasan tentang rukun wudhu ini dinukil dari Kitab Safinatun Najah yang bersumber dari Hadis Nabi karya ulama besar Syaikh Salim bin Abdullah bin Saad bin Sumair Al hadhrami. Berikut penjelasannya:
(فصل ) فروض الوضوء ستة: الأول:النية ، الثاني : غسل الوجه ، الثالث: غسل اليدين مع المرفقين ، الرابع : مسح شيء من الرأس ، الخامس : غسل الرجلين مع الكعبين ، السادس :الترتيب .
Furuudh Al-Wudhuui Sittatun: (1) Al-Awwalu Anniyyatu, (2) Ats-Tsaani Ghoslu Al-Wajhi, (3) Ats-Tsaalitsu Ghoslu Al-Yadaini Ma'a Al-Mirfaqoini, (4) Ar-Roobi'u Mashu Syaiin Min Ar-Ro'si, (5) Al-Khoomisu Ghoslu Ar-Rijlaini ilaa Al-Ka'baini, (6) As-Saadisu At-Tartiibu.
Rukun Wudhu Ada Enam, yaitu:
1. Niat
Setiap hendak beribadah, kita diharuskan memulai dengan niat, begitu pula wudhu harus dimulai dengan niat. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam:
لاَ تُقْبَلُ صَلاَةُ مَنْ أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ
Artinya: "Tidak diterima sholat orang yang berhadas sampai ia berwudhu." (HR Al-Bukhari 135, Muslim 225)
Al-Mawardi mendifinisikan niat dengan qasdu syai'in muqtarinan bifi'lihi.yaitu menyengaja sesuatu berbarengan dengan pelaksanaannya. Karena itu berniat saat wudhu harus dibarengkan dengan ketika membasuh muka. Karena membasuh muka merupakan hal pertama yang dilakukan dalam berwudhu. Seperti halnya niat sholat yang harus berbarengan dengan pengucapan takbiratul ihram (Allahu Akbar).
Lihat Juga :