Mengapa Ada Perintah Berjihad dengan Harta? Begini Penjelasannya

Minggu, 04 Juni 2023 - 09:33 WIB
5. Mengingat kematian. Bahwa hidup seseorang di dunia ini sangatlah sebentar, sedangkan akherat adalah kekal.

Allah berfirman :

قُلْ مَتَاعُ الدُّنْيَا قَلِيلٌ وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ لِمَنِ اتَّقَىٰ


"Katakanlah, kenikmatan dunia adalah sedikit dan akherat adalah lebih baik bagi orang yang bertaqwa." (QS. An-Nisa' : 77)

Dan solusi agar kita dapat berinfaq adalah, dengan hidup sederhana. Yakni dengan melihat kepada yang dibawah dan jangan lihat kepada yang di atas ( dalam urusan dunia).

Nabi juga pernah mengingatkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh muslim dari sahabat Abu Hurairah, beliau bersabda:

Apabila anak adam telah meninggal maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu : Shodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendo'akannya.

Syaikh Bin Baz mengatakan yang dimaksud shodaqoh jariyah adalah : Yang terus menerus bermanfaat seperti waqaf masjid, atau bangunan yang disewakan lalu hasilnya dishodaqohkan atau kebun sawah yang dishodaqohkan.

Allah berfirman :

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ


*Dan tidaklah musibah itu menimpamu kecuali karena perbuatan yang telah kalian perbuat, dan Allah telah banyak mengampuni kalian." (QS. Asy Syura : 30)

Baca juga: Makna Jihad Sering Disalahpahami, Begini Penjelasan Syariat

Wallahu'alam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!