Hak Merawat Diri Seorang Muslimah yang Penting Diketahui

Sabtu, 22 Februari 2025 - 12:40 WIB
Ada hak-hak atas diri muslimah yang harus mereka penuhi, salah satunya hak akal yakni hak untuk mengisi akalnya dengan ilmu. Foto ilustrasi/ist
Dalam Islam, seorang muslimah memiliki hak untuk merawat dirinya sendiri. Karena pada hakikatnya, seorang wanita atau pria memiliki unsur yang sama yakni tubuh, akal, dan ruh. Ketiga unsur ini mempunyai hak yang harus dipenuhi . Apa saja hak-hak perawatan diri muslimah yang harus dipenuhi tersebut?

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut hak perawatan atas diri muslimah beserta dalilnya:

1. Hak tubuh (perawatan fisik)

Seorang muslimah dituntut menjadi sosok berpengaruh yang jelas di dalam rumahnya, baik saat dia berstatus sebagai ibu, anak perempuan, atau saudara perempuan.

Semestinya dia memiliki ciri khas yang membedakannya dengan yang lain dari segi akhlak, agama, dan penampilan. Maka dia harus memerhatikan penampilan fisiknya, di antaranya dengan menjaga pola makanan dan minumnya, sebagaimana yang tersirat di dalam firman Allah:

“….Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya, Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (Al-A’raf: 31)

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, ”Tidak ada tempat yang diisi anak Adam yang lebih berbahaya daripada rongga perutnya. Namun, jika memang dia harus melakukannya maka isilah sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minum dan sepertiga untuk udara.”

Agar badan tetap sehat dan tidak gemuk, seorang muslimah juga harus berolahraga dengan olahraga yang disenangi dan yang layak baginya. Dia juga harus memerhatikan kebersihan dirinya dengan mandi dan menjaga kebersihan pakaian dan rambut. Rasulullah menganjurkan umatnya untuk melakukan hal itu.

Rasulullah bersabda di dalam hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah, “Wajib bagi setiap muslim untuk mandi (minimal) satu kali dalam seminggu, dia bersihkan kepala dun sekujur tubuhnya”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Perintah ini ditujukan untuk umum, pria dan wanita, namun wanita lebih memerlukannya daripada kaum pria. Aisyah pun senantiasa menjaga kebersihan mulut dan gigi, sampai-sampai terdengar bunyi siwaknya saat dia membersihkan giginya. Urwah berkata, ”Kami mendengar bunyi siwaknya ketika dia membersihkan giginya.” (HR. Ahmad)

Rasululullah bersabda, “Kalaulah (bukan karena takut) aku akan memberatkan umatku, niscaya aku perintahkan mereka untuk bersiwak setiap kali (hendak) salat”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Rasulullah menjelaskan bahwa bau tidak sedap (dari mulut) mengganggu malaikat, seperti halnya mengganggu manusia, “Barang siapa memakan bawang merah, bawang putih, atau bawang bakung, maka janganlah dia mendekati tempat kami salat karena itu akan terganggu (karena baunya) sebagaimana (terganggunya) anak Adam.” (HR.Muslim)

Hal lain yang harus diperhatikan seorang muslimah adalah perawatan rambut (mahkota wanita) dengan membersihkan dan menatanya hingga tampak indah dan memesona. Demikian halnya dengan pakaian yang rapi, bersih, dan tidak menyerupai orang kafir karena tidak sah mempercantik diri dengan menyerupai mereka. Kalaupun orang kafir menampilkan kreasi dan inovasi busana wanita, tujuan mereka semata-semata agar para muslimah terlena dan sibuk mengurus fashion dan gaya rambutnya. Sampai-sampai ada wanita yang menggundul rambut kepalanya sehingga menyerupai pria na’udzubillahi. Dalam hal ini ulama bersepakat mengharamkan hukum menggundul kepala tanpa uzur karena akan menghilangkan kecantikannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!