Kondisi Terkini Tempat Perajin Kiswah di Mesir, Melayani Pesanan Hiasan Dinding Mirip Kakbah
Kamis, 22 Juni 2023 - 13:01 WIB
Dia juga mengerjakan pesanan khusus untuk royalti di seluruh dunia. Salah satu contohnya adalah hiasan dinding yang dibuat untuk Sultan Brunei yang meniru pintu Kakbah.
Saat ini, bengkel-bengkel tua di Kairo digunakan untuk membuat kiswah versi kecil dan bentuk sulaman dekoratif lainnya. Pesanan khusus dikirim dari seluruh dunia, termasuk Rusia dan negara-negara Teluk, untuk mendekorasi rumah dan institusi. Di sini, kiswah dipajang di sebuah museum di Fustat, Kairo Tua.
Proses pembuatan kiswah panjang dan teliti. Secara tradisional di Mesir, kiswah pertama kali dibuat dengan memetakan desain di atas kertas transparan yang dilubangi dan diletakkan di atas wol. Kemudian, tinta akan disemprotkan ke kertas transparan, dan para pekerja akan menjahit area tersebut dengan benang emas.
Yasser Muhammad, 50, bekerja di bengkel al-Tayyib, mengatakan bahwa membuat kiswah bukanlah tugas yang mudah. “Sulit bagi generasi ini untuk belajar membuatnya karena membutuhkan kesabaran yang besar,” ujarnya.
Di Museum Nasional Peradaban Mesir, yang terletak di Fustat, contoh kuno kiswah ditampilkan. Museum yang diresmikan pada tahun 2021 ini berisi artefak dari sekitar Mesir kuno, serta potongan-potongan dari era Firaun, Koptik, dan Islam.
Salah satu kiswah yang dipamerkan adalah yang asli yang tidak sampai ke Arab Saudi. Pameran ini juga memamerkan mahmal, bahasa Arab untuk kafilah, yang akan mengangkut kiswah ke Makkah.
Saat ini, bengkel-bengkel tua di Kairo digunakan untuk membuat kiswah versi kecil dan bentuk sulaman dekoratif lainnya. Pesanan khusus dikirim dari seluruh dunia, termasuk Rusia dan negara-negara Teluk, untuk mendekorasi rumah dan institusi. Di sini, kiswah dipajang di sebuah museum di Fustat, Kairo Tua.
Proses pembuatan kiswah panjang dan teliti. Secara tradisional di Mesir, kiswah pertama kali dibuat dengan memetakan desain di atas kertas transparan yang dilubangi dan diletakkan di atas wol. Kemudian, tinta akan disemprotkan ke kertas transparan, dan para pekerja akan menjahit area tersebut dengan benang emas.
Yasser Muhammad, 50, bekerja di bengkel al-Tayyib, mengatakan bahwa membuat kiswah bukanlah tugas yang mudah. “Sulit bagi generasi ini untuk belajar membuatnya karena membutuhkan kesabaran yang besar,” ujarnya.
Di Museum Nasional Peradaban Mesir, yang terletak di Fustat, contoh kuno kiswah ditampilkan. Museum yang diresmikan pada tahun 2021 ini berisi artefak dari sekitar Mesir kuno, serta potongan-potongan dari era Firaun, Koptik, dan Islam.
Salah satu kiswah yang dipamerkan adalah yang asli yang tidak sampai ke Arab Saudi. Pameran ini juga memamerkan mahmal, bahasa Arab untuk kafilah, yang akan mengangkut kiswah ke Makkah.
(mhy)
Lihat Juga :