Selamat Iduladha 2023, Ini Amalan-amalan yang Dianjurkan
Rabu, 28 Juni 2023 - 22:44 WIB
Amalan-amalan sunnah Hari Raya Iduladha memiliki keutamaan besar dan bertabur pahala. Foto ilustrasi/ist
Berikut Amalan-amalan sunnah yang dianjurkan pada Hari Raya Iduladha bertabur pahala. Iduladha 10 Dzulhijjah 1444 H tahun ini bertepatan Kamis 29 Juni 2023 berdasarkan hasil sidang isbat Pemerintah.
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar wa lillaahul hamd! Malam ini gema takbir berkumandang di seluruh Indonesia. Takbir ini salah satu sunnah yang dianjurkan dihidupkan umat muslim sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur'an:
Artinya: "...Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur." (QS Al-Baqarah ayat 185)
Berikut amalan-amalan sunnah Hari Raya Iduladha yang dapat dihidupkan umat muslim. Amalan ini dalam rangka menghidupkan Sunnah Nabi dan syiar Islam. Bagi yang melaksanakannya akan mendapat banyak keutamaan dan pahala di sisi Allah.
1. Mengumandangkan Takbir
Salah satu amalan yang diperintahkan adalah mengumandangkan Takbir. Dalam Mazhab Syafi'i, Takbir Mutlak atau juga disebut Takbir Mursal, dimulai sejak terbenamnya matahari 9 Dzulhijjah (Hari Arafah) atau tepat saat Maghrib malam hari raya. Sedangkan untuk Takbir Muqayyad, dimulai sejak Maghrib malam Idul Adha hingga Ashar tanggal 13 Dzulhijjah. Kumandang Takbir ini untuk menyebut-neybut kebesaran Allah dan juga sebagai syiar Islam.
2. Melaksanakan Sholat Idul Adha
Dalam Surat Al-Kautsar, Allah Ta'ala berfirman: "Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah)." (QS Al-Kautsar Ayat 2).
Beberapa ulama di antaranya Qatadah, Atha' dan Ikrimah menyebutkan perintah mengerjakan sholat dalam ayat ini maksudnya adalah Sholat Ied. Dengan turunnya ayat ini, maka Rasulullah SAW melakukan sholat terlebih dahulu baru menyembelih hewan kurban. Ketika Rasulullah SAW tiba di Madinah saat Hijrah, Beliau bersabda: "Dahulu kalian punya dua hari untuk merayakan, lalu Allah menggantinya bagi kalian yang lebih baik, yaitu Hari Fithr dan hari Adha." (HR An-Nasa'i)
3. Menyembelih Hewan Kurban
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar wa lillaahul hamd! Malam ini gema takbir berkumandang di seluruh Indonesia. Takbir ini salah satu sunnah yang dianjurkan dihidupkan umat muslim sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur'an:
يُرِيۡدُ اللّٰهُ بِکُمُ الۡيُسۡرَ وَلَا يُرِيۡدُ بِکُمُ الۡعُسۡرَ وَلِتُکۡمِلُوا الۡعِدَّةَ وَلِتُکَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰٮكُمۡ وَلَعَلَّکُمۡ تَشۡكُرُوۡنَ
Artinya: "...Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur." (QS Al-Baqarah ayat 185)
Berikut amalan-amalan sunnah Hari Raya Iduladha yang dapat dihidupkan umat muslim. Amalan ini dalam rangka menghidupkan Sunnah Nabi dan syiar Islam. Bagi yang melaksanakannya akan mendapat banyak keutamaan dan pahala di sisi Allah.
1. Mengumandangkan Takbir
Salah satu amalan yang diperintahkan adalah mengumandangkan Takbir. Dalam Mazhab Syafi'i, Takbir Mutlak atau juga disebut Takbir Mursal, dimulai sejak terbenamnya matahari 9 Dzulhijjah (Hari Arafah) atau tepat saat Maghrib malam hari raya. Sedangkan untuk Takbir Muqayyad, dimulai sejak Maghrib malam Idul Adha hingga Ashar tanggal 13 Dzulhijjah. Kumandang Takbir ini untuk menyebut-neybut kebesaran Allah dan juga sebagai syiar Islam.
2. Melaksanakan Sholat Idul Adha
Dalam Surat Al-Kautsar, Allah Ta'ala berfirman: "Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah)." (QS Al-Kautsar Ayat 2).
Beberapa ulama di antaranya Qatadah, Atha' dan Ikrimah menyebutkan perintah mengerjakan sholat dalam ayat ini maksudnya adalah Sholat Ied. Dengan turunnya ayat ini, maka Rasulullah SAW melakukan sholat terlebih dahulu baru menyembelih hewan kurban. Ketika Rasulullah SAW tiba di Madinah saat Hijrah, Beliau bersabda: "Dahulu kalian punya dua hari untuk merayakan, lalu Allah menggantinya bagi kalian yang lebih baik, yaitu Hari Fithr dan hari Adha." (HR An-Nasa'i)
3. Menyembelih Hewan Kurban
Lihat Juga :