Melihat Kematangan Berpikir Anak dalam Islam, Begini Penjelasannya
Kamis, 29 Juni 2023 - 19:12 WIB
Secara fisik, otak manusia itu lembek seperti buah alpukat yang matang. Dan ternyata otak itu tersusun dari sel-sel yang jumlahnya sangat banyak sekali. Sel-sel ini terdiri dari sel utama yang disebut neuron dan sel-sel pendukung yang disebut neuroglia. Jumlah sel dalam otak manusia yang berusia 18 tahun (puncak usia remaja) diperkirakan berjumlah 100 miliar neuron dan 5 triliun neuroglia.
Para ilmuwan juga memperkirakan bahwa sel otak ini terdiri atas sekitar 50 juta jenis yang berbeda. Maka kemampuan otak manusia itu sesuatu yang masih misteri. Yang mana Allah Subhanahu wa Ta’ala penciptanya. Mungkin manusia baru menggunakan maksimal 30% dari kemampuan akalnya. Artinya belum maksimal. Begitulah Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan manusia.
Jalur komunikasi antar sel otak dibangun dengan sedemikian rapi dan akurat. Neuron yang jumlahnya ratusan miliar ini saling berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya dengan menggunakan arus listrik yang kecepatannya mencapai 360 km/jam.
Begitulah kecerdasan yang Allah berikan kepada manusia. Sehingga kadang-kadang kita berpikir sesuatu yang kita tidak duga. Terkadang kita ingat sesuatu, kemudian tidak ingat, bisa memecahkan sesuatu, berpikir tentang sesuatu. Begitulah cara kerjanya. Maka kalau kita merasa orang pintar, jangan sombong, tawadhu’lah. Bahwa neuron yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya itu bekerja atas perintah dan kehendak Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kalau dia tidak bekerja sebagaimana mestinya manusia bisa tiba-tiba blank (tidak tahu apa-apa).
Baca juga: Menjadikan Anak sebagai Penyejuk Hati
Wallahu A'lam
Para ilmuwan juga memperkirakan bahwa sel otak ini terdiri atas sekitar 50 juta jenis yang berbeda. Maka kemampuan otak manusia itu sesuatu yang masih misteri. Yang mana Allah Subhanahu wa Ta’ala penciptanya. Mungkin manusia baru menggunakan maksimal 30% dari kemampuan akalnya. Artinya belum maksimal. Begitulah Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan manusia.
Jalur komunikasi antar sel otak dibangun dengan sedemikian rapi dan akurat. Neuron yang jumlahnya ratusan miliar ini saling berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya dengan menggunakan arus listrik yang kecepatannya mencapai 360 km/jam.
Begitulah kecerdasan yang Allah berikan kepada manusia. Sehingga kadang-kadang kita berpikir sesuatu yang kita tidak duga. Terkadang kita ingat sesuatu, kemudian tidak ingat, bisa memecahkan sesuatu, berpikir tentang sesuatu. Begitulah cara kerjanya. Maka kalau kita merasa orang pintar, jangan sombong, tawadhu’lah. Bahwa neuron yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya itu bekerja atas perintah dan kehendak Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kalau dia tidak bekerja sebagaimana mestinya manusia bisa tiba-tiba blank (tidak tahu apa-apa).
Baca juga: Menjadikan Anak sebagai Penyejuk Hati
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :