Khutbah Terakhir Nabi Muhammad SAW pada Haji Wada' Sangat Menyentuh Hati

Rabu, 12 Juli 2023 - 11:23 WIB
"Wahai manusia, sesungguhnya setan telah menyerah dan putus asa untuk bisa disembah di negeri kalian untuk selama-lamanya. Namun setan ditaati dalam hal yang lainnya dan sungguh setan senang sekali dengan hal itu, yaitu amal perbuatan yang kalian anggap kecil, oleh karena itu, hati-hatilah kalian terhadap setan, jangan sampai merusak agama kalian!"

"Wahai manusia, sesungguhnya mengundur-undurkan bulan haram itu bisa menambah kekafiran. Orang-orang yang kafir telah disesatkan karena mengundur-undurkan itu, mereka menghalalkannya pada suatu tahun dan mengharamkannya pada tahun yang lain, agar mereka dapat mencocokkannya dengan bilangan yang Allah mengharamkannya maka mereka menghalalkan apa yang diharamkan Allah dan mengharamkan apa yang Allah halalkan." (QS. At-Taubah: 37)

"Sesungguhnya roda waktu itu terus berputar sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Sesungguhnya jumlah bulan di sisi Allah ialah dua belas. Empat di antaranya adalah bulan haram; tiga bulan berturut- turut dan bulan Rajab yang berada di antara bulan Jumadil Akhir dengan bulan Sya'ban. Amma Ba'du."

"Wahai manusia, sesungguhnya kalian memiliki hak atas istri-istri kalian sebagaimana istri-istri kalian juga mempunyai hak atas kalian. Hak kalian atas istri-istri kalian ialah mereka harus mengharamkan siapa pun dari orang-orang yang kalian tidak sukai untuk mendatangi ranjang-ranjang kalian dan istri-istri kalian haram bagi mereka mengerjakan perbuatan keji dan tidak senonoh."

"Jika istri-istri kalian mengerjakan hal-hal tersebut, Allah mengizinkan kalian untuk mendiamkan mereka di tempat tidur dan memukul mereka namun jangan sampai melukai mereka. Jika meeka telah sadar dan bertaubat, mereka berhak mendapatkan nafkah danpakaian dengan cara yang baik. Berbuat baiklah kepada para istri kalian, karena mereka seperti tawanan yang tidak memiliki sesuatu apa pun."

"Sesungguhnya kalian mengambil istri-istri kalian dengan amanah Allah dan menghalalkan kemaluan mereka dengan kalimat-kalimat Allah. Oleh karena itu, camkanlah ucapanku ini, karena aku telah menyampaikannya kepada kalian. Aku wariskan kepada kalian Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya yang jika kalian berpegang teguh kepada keduanya, kalian tidak akan tersesat untuk selamanya."

"Wahai manusia sekalian, simak dan camkanlah ucapanku. Ketahuilah bahwa setiap Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya dan seluruh kaum Muslimin itu bersaudara. Oleh sebab itulah, tidak halal baginya mengambil sesuatu dari saudaranya kecuali bila hatinya menyetujuinya. Janganlah kalian suka menzalimi diri kalian. Apakah ini semua telah aku sampaikan? Umat muslim serentak berkata: "Sudah." Maka Rasulullah bersabda: "Ya Allah, saksikanlah."

Demikian khutbah terakhir Baginda Nabi Muhammad yang membuat ratusan ribu orang menangis di lembah Uranah tersebut.

Baca Juga: Khutbah Pertama Rasulullah SAW Saat Tiba di Madinah
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!