Dalil-dalil Hadis Tentang Keutamaan Puasa Asyura

Rabu, 19 Juli 2023 - 11:08 WIB
عشت لقابل لأصومنّ التّاسع والعاشر


"Sekiranya aku masih berusia sampai tahun depan, niscaya aku akan berpuasa pada hari kesembilan dan kesepuluh.."

Namun, ketika itu Rasulullah SAW belum sempat menjalankan niat beliau berpuasa di hari kesembilan, sebab Allah lebih dahulu mewafatkan beliau.

Ibnu Abbas manakala mengomentari hadis di atas mengatakan bahwa maksud dari ucapan Nabi SAW di atas bahwasanya Rasulullah SAW berkeinginan untuk menggeser puasa Asyura di hari kesepuluh ke hari yang kesembilan dari bulan Muharram agar tidak tasyabuh dengan tradisi orang-orang Yahudi.

Menurut sebagian pendapat dari kalangan para ulama bahwa puasa Asyura pada awalnya diwajibkan pada umat terdahulu sebelum bulan Ramadhan, namun digantikan dengan kewajiban puasa Ramadhan bagi umat Nabi akhir zaman. Memang bulan Muharram , terlebih pada hari Asyura terdapat banyak peristiwa bersejarah bagi para Nabi Bani Israel, di antaranya:

(1) Diciptakan Nabi Adam 'alahisslam (AS), dimasukkan Nabi Adam ke dalam surga dan diterimanya taubat Nabi Adam.

(2) Hari diciptakannya singgasana 'Arasy, Kursy, Langit, Bumi, Bulan, Matahari, Bintang dan Jannah.

(3) Dilahirkannya Nabi Ibrahim AS dan diselamatkannya dari kawah api Namrudz.

(4) Allah Ta'ala menyelamatkan Nabi Musa dari kejaran Fir'aun dan menenggalamkan Fir'aun.

(5) Dilahirkannya Nabi Isa dan diangkat ke langit.

(6) Diangkat Nabi Idris ke langit.

(7) Diselamatkannya bahtera Nabi Nuh mendarat di bukit Judy.

(8) Pemberian singgasana kerajaan pada Nabi Sulaiman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!