Kisah Perjalanan Rohani Cat Stevens: Satu Orang, Dua Nyawa

Senin, 31 Juli 2023 - 15:37 WIB
Setelah pengalaman mendekati kematian lainnya - hampir tenggelam saat berenang di Malibu, California - Stevens meninggalkan dunia bintang rock dan pop yang gemerlap di akhir tahun 1970-an.

Laki-laki yang tersenyum dan tampan dengan rambut ikal hitam itu digantikan oleh seorang laki-laki bertampang serius dengan janggut panjang, yang kadang-kadang tampil dengan sorban dan pakaian tradisional Islami lainnya selama wawancara.

Baca juga: Kisah Mualaf Bangsawan Inggris Lord Headly Al-Farooq

Sejak itu, namanya adalah Yusuf Islam. Tampaknya penyanyi Cat Stevens, yang telah dikagumi dan dicintai jutaan orang melalui musiknya dan penampilannya yang ceria, sudah tidak ada lagi.

Yusuf Islam mendedikasikan waktunya untuk mempelajari Al-Quran. Di London, ia mendirikan sebuah sekolah Islam dan berbagai proyek bantuan, yang pada prinsipnya bertujuan untuk memecahkan masalah kelaparan dunia. Dia memberi kesan bahwa hari-hari musik popnya telah berakhir dengan baik dan benar.

Pernyataan Kontroversial

Banyak penggemar yang terkejut, berharap dia akan berubah pikiran, tetapi dia tetap bertahan di jalan yang dipilihnya. Dia mengambil nama Yusuf, mengaku sering disalahpahami, seperti sosok dalam Al-Quran dan Perjanjian Lama yang dibuang ke dalam sumur oleh saudara-saudaranya yang cemburu dan dijual sebagai budak di Mesir.

Dia telah berjanji untuk mengungkapkan lebih banyak tentang ini dalam otobiografinya, yang akan diterbitkan tahun depan.

Masuk ke dalam kesalehan Islam juga memengaruhi warisan musiknya. Ketika, di penghujung 1980-an, dia terbawa suasana membuat pernyataan kontroversial selama perselisihan atas buku "The Satanic Verses". Ia terkesan menyetujui fatwa pemimpin revolusioner Iran Ayatollah Khomeini yang memvonis hukuman mati pada penulis Inggris-India Salman Rushdie. Akibatnya, dia diboikot oleh stasiun radio AS.

Baca juga: Kisah Mualaf Jerman Murad Wilfred Hoffman Pergi Haji
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!