Bacaan Doa Salat Jenazah Perempuan Beserta Tata Caranya
Kamis, 10 Agustus 2023 - 11:25 WIB
Perbedaan salat jenazah pria dan wanita hanya pada bacaan salatnya, sedangkan tata cara yang lain semuanya sama. Foto ilustrasi/ist
Bacaan doa salat jenazah perempuan beserta tata caranya ini penting diketahui umat muslim. Dalam ajaran Islam, jenazah harus terlebih dahulu dimandikan dan disalatkan sebelum akhirnya dikebumikan.
Jenazah juga akan didoakan bersama agar segala amalan baik semasa hidupnya dapat diterima oleh Allah SWT dan segala kekhilafan memperoleh ampunan dari-Nya.
Lantas bagaimana bacaan doa salat jenazah perempuan dengan tata cara dan dasar hukumnya? Dalam buku Fikih Shalat Jenazah tulisan Ustadz Ahmad Sarwat menyebut, dari Abi Umamah bin Sahl bahwa seorang sahabat Nabi SAW mengabarkannya bahwa aturan sunnah dalam salat jenazah itu adalah imam bertakbir kemudian membaca Al-Fatihah sesudah takbir yang pertama secara sirr di dalam hatinya. Kemudian bershalawat kepada Nabi Shalallahu alaihi wa sallam, menyampaikan doa khusus kepada mayit dan kemudian membaca salam. (HR.Al-Baihaqi).
Dalam pandangan mazhab As-Syafi'iyah dan Al Hanabilah, salat jenazah terdiri dari tujuh rukun. Perbedaan salat jenazah pria dan wanita hanya pada bacaan salatnya.
usholli ‘alaa haadzihil mayyitati arba’a takhbiratin fardhal kifayaati imaaman lillahi ta’alaa
Artinya: "Saya niat salat atas jenazah perempuan ini empat kali takbir fardhu kifayah karena menjadi imam karena Allah Ta’ala."
usholli ‘alaa haadzihil mayyitati arba’a takhbiratin fardhal kifayaati ma’muuman lillahi ta’alaa
Artinya: "Saya niat salat atas mayit perempuan ini empat kali takbir fardhu kifayah karena menjadi makmum karena Allah Ta’ala."
Jenazah juga akan didoakan bersama agar segala amalan baik semasa hidupnya dapat diterima oleh Allah SWT dan segala kekhilafan memperoleh ampunan dari-Nya.
Lantas bagaimana bacaan doa salat jenazah perempuan dengan tata cara dan dasar hukumnya? Dalam buku Fikih Shalat Jenazah tulisan Ustadz Ahmad Sarwat menyebut, dari Abi Umamah bin Sahl bahwa seorang sahabat Nabi SAW mengabarkannya bahwa aturan sunnah dalam salat jenazah itu adalah imam bertakbir kemudian membaca Al-Fatihah sesudah takbir yang pertama secara sirr di dalam hatinya. Kemudian bershalawat kepada Nabi Shalallahu alaihi wa sallam, menyampaikan doa khusus kepada mayit dan kemudian membaca salam. (HR.Al-Baihaqi).
Dalam pandangan mazhab As-Syafi'iyah dan Al Hanabilah, salat jenazah terdiri dari tujuh rukun. Perbedaan salat jenazah pria dan wanita hanya pada bacaan salatnya.
Bacaan Salat Jenazah Perempuan
Niat untuk Imam
اُصَلِّى عَلَى هَذِهِ الْمَيِّتَةِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
usholli ‘alaa haadzihil mayyitati arba’a takhbiratin fardhal kifayaati imaaman lillahi ta’alaa
Artinya: "Saya niat salat atas jenazah perempuan ini empat kali takbir fardhu kifayah karena menjadi imam karena Allah Ta’ala."
Niat untuk Makmum
اُصَلِّى عَلَى هَذِهِ الْمَيِّتَةِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
usholli ‘alaa haadzihil mayyitati arba’a takhbiratin fardhal kifayaati ma’muuman lillahi ta’alaa
Artinya: "Saya niat salat atas mayit perempuan ini empat kali takbir fardhu kifayah karena menjadi makmum karena Allah Ta’ala."
Lihat Juga :