Menjenguk Pasien yang Juga Pendeta Senior Kristiani, Begini Percakapannya
Rabu, 16 Agustus 2023 - 10:05 WIB
Untuk diketahui pelayanan yang kami berikan tidak terbatas kepada sesama agama. Tapi untuk semua tanpa batas. Batasannya hanya ada pada sentifitas dan respect pada agama dan keyakinan orang lain.
Bertemu Pasien yang Merupakan Pendeta Senior
Namun tidak jarang terjadi hal-hal lucu tapi menarik. Dua hari yang lalu misalnya, saya menjenguk seorang pasien, yang menurut daftar pasien rumah sakit pasien ini beragama Kristen Evangelical. Dalam benak saya pastinya saya akan ketemu dengan seseorang yang fanatik dan kuat dalam Agama Kristiani.
Ketika saya masuk dalam ruangannya sambil menyapa: "Good morning" ternyata orang yang cukup senior itu dengan sangat ramah menyapa kembali "Good morning".
Setelah basa-basi dengan "how is your day" (Apa kabarmu hari ini?) dan seterusnya, saya mengenalkan diri sebagai seorang Muslim dan Imam. Orang itu sedikit terkejut, tapi tetap ramah dan tersenyum. "Nice to meet you," sapanya.
Tapi yang mengejutkan dia mengenalkan diri sebagai Reverend atau Pendeta senior Kristiani. Singkat cerita, terjadilah dialog yang cukup panjang dan luas. Masing-masing menyampaikan sikap, tanpa tendensi memaksakan pendapat dan keyakinan.
Salah satu hal yang kita bicarakan adalah posisi Nabi Ibrahim dalam keyakinan Islam dan Kristiani. Pendeta itu bersikukuh bahwa Ibrahim itu meyakini keyakinannya. Tentu dalam artian bahwa Ibrahim itu meyakini trinitas (tiga tapi satu, satu tapi tiga). Saya tentu menyampaikan perspektif Islam, baik dari sudut sejarah maupun informasi Al-Qur'an.
Seperti yang diperkirakan kami masing-masing bertahan dan kokoh dengan argumentasi. Yang terjadi memang bukan sekadar percakapan. Tapi debat kecil namun dengan kedewasaan dan penuh kesantunan. Orang ini Kebetulan keturunan Irlandia Utara (Northern Island) yang pada umumnya membela Palestina.
Namun, ada satu hal yang saya tanyakan dan beliau tidak sanggup menjawabnya. Pertanyaan itu adalah tentang tiga ayat Injil di Kitab Genesis (Genesis 12: 1-3) sebagai berikut:
"The Lord has said to Abraham: go from your country, your people, your father's house hold to the land I will show you. I will make into a great nation, and I will bless you. I will bless those who bless you, and whoever curses you I will curse; and all people on earth will be blessed through you."
Bertemu Pasien yang Merupakan Pendeta Senior
Namun tidak jarang terjadi hal-hal lucu tapi menarik. Dua hari yang lalu misalnya, saya menjenguk seorang pasien, yang menurut daftar pasien rumah sakit pasien ini beragama Kristen Evangelical. Dalam benak saya pastinya saya akan ketemu dengan seseorang yang fanatik dan kuat dalam Agama Kristiani.
Ketika saya masuk dalam ruangannya sambil menyapa: "Good morning" ternyata orang yang cukup senior itu dengan sangat ramah menyapa kembali "Good morning".
Setelah basa-basi dengan "how is your day" (Apa kabarmu hari ini?) dan seterusnya, saya mengenalkan diri sebagai seorang Muslim dan Imam. Orang itu sedikit terkejut, tapi tetap ramah dan tersenyum. "Nice to meet you," sapanya.
Tapi yang mengejutkan dia mengenalkan diri sebagai Reverend atau Pendeta senior Kristiani. Singkat cerita, terjadilah dialog yang cukup panjang dan luas. Masing-masing menyampaikan sikap, tanpa tendensi memaksakan pendapat dan keyakinan.
Salah satu hal yang kita bicarakan adalah posisi Nabi Ibrahim dalam keyakinan Islam dan Kristiani. Pendeta itu bersikukuh bahwa Ibrahim itu meyakini keyakinannya. Tentu dalam artian bahwa Ibrahim itu meyakini trinitas (tiga tapi satu, satu tapi tiga). Saya tentu menyampaikan perspektif Islam, baik dari sudut sejarah maupun informasi Al-Qur'an.
Seperti yang diperkirakan kami masing-masing bertahan dan kokoh dengan argumentasi. Yang terjadi memang bukan sekadar percakapan. Tapi debat kecil namun dengan kedewasaan dan penuh kesantunan. Orang ini Kebetulan keturunan Irlandia Utara (Northern Island) yang pada umumnya membela Palestina.
Namun, ada satu hal yang saya tanyakan dan beliau tidak sanggup menjawabnya. Pertanyaan itu adalah tentang tiga ayat Injil di Kitab Genesis (Genesis 12: 1-3) sebagai berikut:
"The Lord has said to Abraham: go from your country, your people, your father's house hold to the land I will show you. I will make into a great nation, and I will bless you. I will bless those who bless you, and whoever curses you I will curse; and all people on earth will be blessed through you."
Lihat Juga :