Sejarah Unik Dunia Islam sebagai Pelopor Rumah Sakit Moderen

Selasa, 22 Agustus 2023 - 18:34 WIB
Ahli bedah Andalusia abad ke-10 Abu Al Qasim Al Zahrawi (Albucasis) merawat pasien di bimaristan. Ilustrasi: MEE
Ilmu kedokteran sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Upaya sistemik untuk mengobati penyakit dapat ditemukan di peradaban klasik Yunani, Persia , dan India. Hanya saja, sedikit yang tahu sejarah unik institusi rumah sakit seperti yang kita pahami saat ini, dan praktik yang terdapat di dalamnya.

Sementara orang Yunani memiliki asclepieia, atau kuil penyembuhan, dan orang Romawi memiliki valetudinaria, atau rumah sakit militer, pendahulu yang lebih baru untuk rumah sakit modern dapat ditemukan di Timur Tengah pada abad pertengahan.

Apa yang oleh orang Persia dan Arab disebut bimaristan, atau darushifa dalam bahasa Turki, adalah lahirnya sebuah institusi dan gagasan yang merevolusi pengobatan dan perawatan kesehatan.

Baca juga: Arkeolog Temukan Bidak Catur Peninggalan Islam Abad ke-7 di Norwegia

Menurut Middle East Eye (MEE), kata yang berasal dari bahasa Persia ini berasal dari kata orang sakit, bimar, dan akhiran stan yang berarti tempat. Oleh karena itu, bimaristan secara harafiah berarti tempat orang sakit.

Meskipun umat Kristen di Eropa mempunyai fasilitas untuk menampung orang sakit di biara-biara, cakupan kegiatan mereka tidak diketahui secara luas di dunia akademis modern. Namun yang diketahui adalah bahwa dunia Islam abad pertengahan mempunyai sistem perawatan orang sakit yang luas dan sebanding dengan rumah sakit modern.

Contoh Islam paling awal tentang sesuatu yang menyerupai bimaristan berasal dari zaman Nabi Muhammad SAW, ketika seorang wanita bernama Rufaida Al-Aslamia mendirikan fasilitas perawatan di tenda selama Pertempuran Parit pada tahun 627.

Belakangan, konsep bimaristan keliling ini diperluas menjadi unit-unit besar dan berdedikasi yang terdapat di pusat-pusat kota di seluruh dunia Islam, dilengkapi dengan tanaman obat, apotek, dan dokter penuh waktu.

Bimaristan besar pertama didirikan di Damaskus pada tahun 706, diikuti oleh beberapa bimaristan lainnya pada abad-abad berikutnya di kota Granada, Kairo, dan Bagdad pada masa pemerintahan khalifah Abbasiyah yang terkenal, Harun al-Rasyid.

Pada akhir abad ke-15, Muslim Cordoba dilaporkan memiliki 40-50 unit rumah sakit.

Baca juga: 3 Peninggalan Islam di China, Nomor 2 Masjid Tertua di Dunia

Layanan Gratis
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!