Sejarah Hari Santri: Dari Resolusi Jihad hingga Penetapan 22 Oktober sebagai Hari Bersejarah

Selasa, 21 Oktober 2025 - 16:31 WIB
loading...
Sejarah Hari Santri:...
Haris Santri Nasional diperingati setiap tanggal 22 Oktober, dan sejarahnya tidak terlepas dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Foto ilustrasi/ist
A A A
Bagaimana sebenarnya asal usul dan sejarah ditetapkannya Hari Santri Nasional ? Seperti diketahui, setiap tanggal 22 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Santri Nasional, sebuah momen penting untuk mengenang jasa para santri dan ulama dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.

Tahun 2025 ini, Hari Santri mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia,” yang mencerminkan semangat kaum santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan di tengah tantangan global. Peringatan ini tidak sekadar seremonial, melainkan bentuk penghormatan terhadap kontribusi santri dalam sejarah perjuangan bangsa serta peran mereka dalam membangun karakter dan moral masyarakat Indonesia.


Sejarah Hari Santri di Indonesia

Penetapan Hari Santri bermula pada tahun 2014, saat ratusan santri Pondok Pesantren Babussalam di Malang mengusulkan agar ada hari khusus untuk mengenang perjuangan kaum santri. Saat itu, Joko Widodo yang masih menjadi calon presiden menyatakan dukungannya terhadap usulan tersebut.

Setahun berselang, pada 15 Oktober 2015, Presiden Joko Widodo secara resmi menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015. Penetapan tanggal ini merujuk pada peristiwa bersejarah Resolusi Jihad 1945 yang dicetuskan oleh Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU).

Baca juga: Hari Santri 2025: Santri Jadi Penjaga Iman dan Keindonesiaan

Resolusi Jihad tersebut dikeluarkan untuk menyerukan kewajiban seluruh umat Islam membela tanah air dari ancaman penjajah setelah kemerdekaan Indonesia diproklamasikan. Seruan itu menjadi semangat yang membakar perlawanan rakyat dalam pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Penetapan Hari Santri memiliki tiga dasar utama:

Mengakui peran ulama dan santri dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan serta mengisi kehidupan berbangsa. Meneladani perjuangan para santri dan kiai sebagai penggerak nasionalisme dan penjaga keutuhan NKRI.

Mengabadikan momen historis 22 Oktober 1945 sebagai tonggak perjuangan umat Islam dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia. Menurut KH Abdul Ghofar Rozin dari PBNU, Hari Santri juga menjadi pengingat pentingnya peran jaringan pesantren dalam menjaga perdamaian dan keseimbangan bangsa. Para kiai dan santri telah menunjukkan sikap moderat dan toleran sejak masa pra-kemerdekaan hingga kini, menjadikan pesantren sebagai pusat pembentukan karakter bangsa.

Kementerian Agama menegaskan bahwa tema tahun 2025 ini, “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia,” merupakan refleksi dari peran santri masa kini bukan hanya penjaga nilai moral dan spiritual, tetapi juga bagian dari pembangunan global melalui ilmu dan akhlak.

Hari Santri kini tidak lagi sebatas agenda pesantren, tetapi telah menjadi hari nasional penuh makna, yang mengingatkan masyarakat bahwa semangat jihad, pengabdian, dan cinta tanah air para santri adalah bagian penting dari sejarah panjang Indonesia. (M/G Nesya Naila Naulia)

Baca juga: Rayakan HSN, Ini Contoh Ceramah Hari Santri 2025 yang Penuh Makna
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Asal Muasal dan Sejarah...
Asal Muasal dan Sejarah Perintah Zakat, Simak Biar Lebih Paham!
Inilah Asal-Usul Bacaan...
Inilah Asal-Usul Bacaan Lafaz Niat Puasa Ramadan
Kemenag Siap Kirimkan...
Kemenag Siap Kirimkan Imam dan Santri Berprestasi Program Beasiswa ke Turki
Profil Ustaz Muchtar...
Profil Ustaz Muchtar Andhika, Imam Besar Masjid Al-Falah Kota Sabang yang Baru Berusia 17 Tahun
Halaqah Pesantren 2025,...
Halaqah Pesantren 2025, Ulama Kalimantan Dorong Standardisasi Pengajar Kitab Kuning
Peluncuran Buku Jihad...
Peluncuran Buku Jihad Santri Merawat Bumi: 10 Kisah Inspiratif Pengelolaan Sampah di Pesantren
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Jawaban...
Ilmuwan Temukan Jawaban Kenapa Manusia Tidak Punya Ekor
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Selama 6 Dekade, Fenomena...
Selama 6 Dekade, Fenomena Alam Menyeramkan Ini Belum Terpecahkan
Artikel Terkini
Dahsyatnya Bismillah,...
Dahsyatnya Bismillah, Doa Perisai Diri yang Ampuh dari Segala Kejahatan dan Gangguan
Keutamaan Bismillah...
Keutamaan Bismillah yang Jarang Diketahui, Dosa Diampuni dan Amal Kebaikan Dilipatgandakan
Menag Nasaruddin Umar,...
Menag Nasaruddin Umar, Andra Soni, dan Saleh Husin Hadiri MTQ Imam Masjid Se-Banten di Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD
Cristiano Ronaldo Viral...
Cristiano Ronaldo Viral Ucap Bismillah, Bolehkah Hanya Bismillah atau Bismillahirrahmanirrahim? Ini Penjelasan Ulama
Mengapa Berbhakti pada...
Mengapa Berbhakti pada Ibu Didahulukan dalam Islam? Ini Penjelasan Al Quran dan Hadis
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved