Niat dan Keutamaan Salat Qabliyah Subuh

Kamis, 14 September 2023 - 16:53 WIB
“Dua rakaat salat fajar lebih utama dari dunia dan seisinya” (HR Muslim).

“Maksud dari perkataan ‘dua rakaat salat fajar’ (dalam hadis) adalah salat sunnah (qabliyah) fajar. Penyebutannya memang masyhur dengan nama ini,” ujar Imam Abu Hasan al-Mubarakfuri.

Baca juga: Doa Setelah Qobliyah Subuh, Yuk Amalkan!

Pemaknaan salat fajar sebagai salat qabliyyah subuh juga dikuatkan dengan berbagai kata “rak‘atai-l-fajr” (dua rakaat salat fajar) yang terdapat dalam beberapa hadis, misalnya dalam dua hadis berikut ini:

عن حفصة قالت: كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يصلي ركعتي الفجر قبل الصبح في بيتي يخففهما جدا


“Diriwayatkan dari Sayyidah Hafshah, beliau berkata: Rasulullah SAW melaksanakan salat dua rakaat fajar sebelum melaksanakan salat subuh di rumahku dengan sangat cepat” (HR Ahmad).

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ لَمْ يَكُنْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى شَيْءٍ مِنْ النَّوَافِلِ أَشَدَّ مِنْهُ تَعَاهُدًا عَلَى رَكْعَتَيْ الْفَجْرِ


“Diriwayatkan dari Sayyidah ‘Aisyah ra, beliau berkata: Nabi SAW belum pernah dalam melakukan salat sunah lebih diperhatikan dari dua rakaat fajar” (HR Bukhari)

Nama lain dari qobliyah subuh adalah salat sunah barad, sebab dilakukan ketika cuaca masih dalam keadaan dingin. Ada pula yang menyebut qobliyah subuh sebagai salat sunah ghadat, sebab dilakukan pagi-pagi sekali.

Baca juga: Hukum Sholat Sunnah Qobliyah Subuh, Amalan yang Dicintai Rasulullah
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!