Adakah Sholat Sunnah Qabliyah Maghrib? Ini Penjelasan Lengkapnya

Senin, 25 September 2023 - 22:18 WIB
كَانَ عُمَرُ يَضْرِبُ الْأَيْدِي عَلَى صَلَاةٍ بَعْدَ الْعَصْرِ وَكُنَّا نُصَلِّي عَلَى عَهْدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَكْعَتَيْنِ بَعْدَ غُرُوبِ الشَّمْسِ قَبْلَ صَلَاةِ الْمَغْرِبِ فَقُلْتُ لَهُ أَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّاهُمَا قَالَ كَانَ يَرَانَا نُصَلِّيهِمَا فَلَمْ يَأْمُرْنَا وَلَمْ يَنْهَنَا

"Umar memukul tanganku lantaran sholat setelah Ashar, dan kami pada masa Nabi shalat dua rakaat setelah terbenamnya matahari sebelum shalat maghrib. Aku (Mukhtar) bertanya kepadanya: "Apakah Rasulullah melakukan shalat dua rakaat itu?" Beliau menjawab: "Dia melihat kami shalat, tidak memerintahkan dan tidak pula mencegah kami." (HR. Muslim No 836)

Dari sekian banyak hadits, dan perilaku para salaf, berkatalah Imam Ash-Shan'ani rahimahullah: "Itu adalah dalil bahwa dianjurkan (sunnah) shalat sebelum shalat Maghrib, jika yang dimaksud adalah shalat qabla Maghrib, bukannya shalat sebelum waktu maghrib yang telah diketahui bahwa itu memang termasuk waktu dilarang shalat. Dalam riwayat Ibnu Hibban, yaitu Hadits dari Abdullah yang telah disebutkan, bahwa Nabi shalat sebelum Maghrib sebanyak dua rakaat. Maka, telah pasti syariat shalat dua rakaat itu secara qaul (ucapan) dan fi'il (perkataan) Nabi." (Subulus Salam, 2/52. Lihat juga 'Aunul Ma'bud, 4/113)

Niat Sholat Qabliyah Maghrib

اُصَلِّيْ سُنَّةَ اْلْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى


Usholli sunnatal Maghribi rak'ataini qabliyyatan mustaqbilal qiblati Adaa-an lillaahi ta'aala.

Artinya: "Aku niat menegerjakan sholat sunnah sebelum Maghrib dua rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."

Demikian penjelasan hukum sholat sunnah qabliyah Maghrib. Semoga bermanfaat.

Wallahu A'lam

(rhs)
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:  Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah shalat isya' dan shalat subuh.  Sekiranya mereka mengetahui pahala yang ada pada keduanya, pasti mereka akan mendatanginya meskipun dengan merangkak.

(HR. Sunan Ibnu Majah No. 789)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More