Selamat Memperingati Maulid Nabi, Ini Bukti Kelahiran Rasulullah Disertai Cahaya
Kamis, 28 September 2023 - 11:03 WIB
Peristiwa Luar Biasa
Pancara cahaya yang mengiringi kelahiran Nabi menjadi satu tanda kebenaran irhashat (peristiwa luar biasa sebelum diangkat menjadi seorang Nabi). Dalam Kitab Nurul Abshar fi Manaqib An-Nabiyyil Mukhtar karya Syaikh Mu'min as-Syablanji Ulama Sunni Abad ke-13 diceritakan:
"Di sana diriwayatkan ada seorang Yahudi di Makkah menanyakan tentang peristiwa kelahiran Nabi Muhammad dari indikasi cahaya terang benderang yang ia lihat di malam itu. Pada pagi harinya, dia menanyakan pada penduduk Makkah dengan mengajukan pertanyaan:
هل ولد فيكم الليلة مولود
Artinya: "Apakah tadi malam ada di antara keluarga kalian yang melahirkan?"
Beruntung, orang-orang yang dia temui belum mendengar berita kelahiran Nabi Muhammad ﷺ di malam kemarin. Mereka menjawab, "Belum atau tidak mengetahuinya!"
Di sanalah Allah menjaga kekasih-Nya dari niat jahat orang-orang Yahudi yang ingin membunuh bayi yang kelak menjadi Nabi akhir zaman yang bukan dari kalangan Bani Israil. Ada banyak referensi lainnya yang menguatkan bahwa kelahiran Nabi Muhammad ﷺ disinari cahaya Nur yang tak bisa dinafikan, hingga dilihat oleh seorang Yahudi di Makkah.
Kisah luar biasa ini juga dapat ditemukan dalam Kitab "Uyunul Atsar" karya Al-Hafidz Muhammad al-Ya'mari. Pengakuan Fathimah binti Abdillah yang menyaksikan cahaya terang benderang itu pada malam itu dengan ucapannya:
فما شيئ أنظر إليه من البيت إلا نور
Artinya: "Aku tidak melihat dari rumahku, melainkan cahaya yang terang benderang."
Pancara cahaya yang mengiringi kelahiran Nabi menjadi satu tanda kebenaran irhashat (peristiwa luar biasa sebelum diangkat menjadi seorang Nabi). Dalam Kitab Nurul Abshar fi Manaqib An-Nabiyyil Mukhtar karya Syaikh Mu'min as-Syablanji Ulama Sunni Abad ke-13 diceritakan:
"Di sana diriwayatkan ada seorang Yahudi di Makkah menanyakan tentang peristiwa kelahiran Nabi Muhammad dari indikasi cahaya terang benderang yang ia lihat di malam itu. Pada pagi harinya, dia menanyakan pada penduduk Makkah dengan mengajukan pertanyaan:
هل ولد فيكم الليلة مولود
Artinya: "Apakah tadi malam ada di antara keluarga kalian yang melahirkan?"
Beruntung, orang-orang yang dia temui belum mendengar berita kelahiran Nabi Muhammad ﷺ di malam kemarin. Mereka menjawab, "Belum atau tidak mengetahuinya!"
Di sanalah Allah menjaga kekasih-Nya dari niat jahat orang-orang Yahudi yang ingin membunuh bayi yang kelak menjadi Nabi akhir zaman yang bukan dari kalangan Bani Israil. Ada banyak referensi lainnya yang menguatkan bahwa kelahiran Nabi Muhammad ﷺ disinari cahaya Nur yang tak bisa dinafikan, hingga dilihat oleh seorang Yahudi di Makkah.
Kisah luar biasa ini juga dapat ditemukan dalam Kitab "Uyunul Atsar" karya Al-Hafidz Muhammad al-Ya'mari. Pengakuan Fathimah binti Abdillah yang menyaksikan cahaya terang benderang itu pada malam itu dengan ucapannya:
فما شيئ أنظر إليه من البيت إلا نور
Artinya: "Aku tidak melihat dari rumahku, melainkan cahaya yang terang benderang."
Lihat Juga :