Sejarah Lahirnya Zionisme, Bermula dari Kisah Nabi Ibrahim

Rabu, 18 Oktober 2023 - 11:55 WIB
Pengembaraan yang dilakukan oleh Ibrahim membuat ia dan keluarganya sampai ke Palestina atau Kan’an. Suku-suku yang mendiami Kan’an atau Palestina pada saat Ibrahim tiba, di antaranya adalah suku Kananit, Moabit, Amelekit dan Amorit. Mereka inilah yang memberi istilah Ibri yang berarti dari seberang.

Baca juga: Apakah Azar Ayah Nabi Ibrahim? Begini Penjelasannya

Arti lain dari kalimat Ibri atau Ibrani adalah memotong jalan, menyeberangi lembah, menyeberangi sungai atau memotong jalan pendek. Kalimat Ibri atau Ibrani berasal dari “Abara” atau fi’il Tsulatsi (tiga huruf), yang berarti bertukar-tukar tempat, berpindah-pindah yaitu sesuai dengan krakteristik dan kebiasaan-kebiasaan yang biasa berlaku bagi kehidupan penghuni padang pasir dan penduduk kampung yang jauh terpencil dari keramian.

Jadi kalimat Ibri itu sama pengertiannya dengan kalimat Badui yakni penduduk padang pasir atau orang kampung.

Pada tahun 1918 SM Ibrahim memperoleh anak dari isterinya Sarah yang bernama Ishak atau Isaac, dari isterinya Siti Hajar bernama Ismail . Anak yang dari sarah inilah nantinya melahirkan seorang anak yang diberi nama Ya’qub yang kemudian dinamakan Israel .

Ya’qub yang juga bernama Israel inilah yang memperoleh anak 12 orang, masing-masing sebagai berikut:

1. Isteri pertama bernama Liah, melahirkan putera, Rubin, Simon, Lewi, Yehuda, Zebulon dan Iskhar. 2. Isteri kedua bernama Rahil, melahirkan Yusuf dan Bunyamin. 3. Isteri ketiga bernama Zilfah melahirkan, Gad dan Asyer 4. Isteri keempat bernama Bilhah melahirkan, Don dan Naftah.

Keturunan Ya’qub atau Israel inilah yang kemudian tersebar ke penjuru Palestina, hingga sampai ke Mesir dengan sebutan Bani Israil.

Baca juga: Nabi Joshua, Pengganti Nabi Musa yang Merebut Baitul Maqdis

Perkembangan selanjutnya, Bani Israil yang berada di Mesir semakin berkembang, sehingga sangat mengkhawatirkan penduduk asli Mesir pada saat itu. Kegelisahan tersebut ditindaklanjuti oleh raja dengan mengumpulkan cerdik pandai, tukang-tukang sihir dan lain-lain, untuk mengambil keputusan mengenai bangsa Israel yang semakin besar jumlahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!