Tanda Kiamat dan Fenomena Perempuan Akhir Zaman
Rabu, 05 Agustus 2020 - 16:46 WIB
Beberapa fenomena menjelang akhir zaman sudah terlihat. Yang paling menonjol dari fenomena ini adalah jumlah perempuan semakin banyak. Dari jumlah tersebut, juga memunculkan banyak perempuan-perempuan yang membuka auratnya.
Lihat saja, pakaian tabarruj (pamer aurat) sudah biasa terlihat di mana-mana. Bahkan di kalangan perempuan muslimah sendiri. Pada kenyataannya mereka pada hakekatnya tidaklah berpakaian, mereka berlari di belakang model-model pakaian yang baru muncul dan mengikuti cara berpakaian orang barat yang jelas-jelas kafir. Bahkan bentuk hijab (penutup aurat) perempuan muslimah yang ada pada zaman ini, yang mereka sebut dengan “model muslimah” berasal dari 'Shopping Centre'. (Baca juga : Manfaat dan Faedah Mengingat Mati )
Selain itu, di zaman sekarang, sepertinya free sex (perzinahan) juga sudah merupakan hal yang lumrah. Bahkan di beberapa belahan dunia, terutama di negara barat, perzinahan sudah menjadi kebiasaan bagi para kaula muda. Menghabiskan malam di tempat-tempat hiburan malam, gonta-ganti pacar, ikhtilath antara laki-laki dan perempuan sudah menjadi kebiasaan bagi para kaula muda.
Penyakit yang sangat berbahaya ini ternyata telah menjamur ke belahan dunia lainnya. Seperti ke negara bagian timur, yang terkenal dengan sopan santun dan tata kramanya. Hal ini sebagai salah satu indikasi bahwa zaman telah mengalami keboborokan akhlak.
Ada fenomena lain lagi yang mengindikasikan keboborokan akhlak manusia di akhir zaman sesuai dengan sabda Nabi Shallallahu alaihi wa sallam di atas. Bahwa, salah satu di antara ciri kiamat adalah seorang hamba perempuan melahirkan tuannya.
Terdapat beberapa penafsiran para ulama mengenai maksud dari sabda Rasulullah SAW tersebut. Pertama, maksudnya adalah seorang anak menyetubuhi ibunya sendiri. Kedua, seorang anak memperlakukan ibunya seperti budak. Ketiga, durhaka anak terhadap ibunya. Keempat, keadaan di atas menggambarkan kekacaun sosial dari segi moral. Dari beberapa tafsiran di atas semuanya mengarah pada satu wacana yang sama, yaitu di antara alamat hari akhir terjadi kekacauan akhlak pada diri manusia, seperti perlakuan anak yang tidak layak kepada ibunya.
Beberapa fenomena di atas, bukan hanya hembusan kabar semata, tetapi sudah menjadi fakta. Bisa dikatakan, bahwa terjadinya perzinahan disebabkan oleh para perempuan yang tidak mampu menjaga izzah dirinya. Seandainya semua perempuan mampu menjaga izzah (kesucian)dirinya dengan tidak bertabarruj baik dalam berpakaian maupun berhias, menutup aurat, berbicara dan bersikap dengan tegas di hadapan lawan jenis, tidak memakai parfum yang menyengat ketika pergi keluar dan masih banyak lagi wasilah-wasilah yang diajarkan Islam demi menjaga izzah seorang perempuan. (Baca juga : Inilah Cara-cara Mengingat Kematian )
Muslimah, meskipun kiamat adalah suatu rahasia besar, tapi Allah memberikan sejumlah isyarat atau tanda kepada manusia bahwa saatnya telah dekat. Karena itu, sebagai muslim, kita butuh kepekaan hati untuk bisa membaca tanda-tanda tersebut.
Wallahu A'lam
Lihat saja, pakaian tabarruj (pamer aurat) sudah biasa terlihat di mana-mana. Bahkan di kalangan perempuan muslimah sendiri. Pada kenyataannya mereka pada hakekatnya tidaklah berpakaian, mereka berlari di belakang model-model pakaian yang baru muncul dan mengikuti cara berpakaian orang barat yang jelas-jelas kafir. Bahkan bentuk hijab (penutup aurat) perempuan muslimah yang ada pada zaman ini, yang mereka sebut dengan “model muslimah” berasal dari 'Shopping Centre'. (Baca juga : Manfaat dan Faedah Mengingat Mati )
Selain itu, di zaman sekarang, sepertinya free sex (perzinahan) juga sudah merupakan hal yang lumrah. Bahkan di beberapa belahan dunia, terutama di negara barat, perzinahan sudah menjadi kebiasaan bagi para kaula muda. Menghabiskan malam di tempat-tempat hiburan malam, gonta-ganti pacar, ikhtilath antara laki-laki dan perempuan sudah menjadi kebiasaan bagi para kaula muda.
Penyakit yang sangat berbahaya ini ternyata telah menjamur ke belahan dunia lainnya. Seperti ke negara bagian timur, yang terkenal dengan sopan santun dan tata kramanya. Hal ini sebagai salah satu indikasi bahwa zaman telah mengalami keboborokan akhlak.
Ada fenomena lain lagi yang mengindikasikan keboborokan akhlak manusia di akhir zaman sesuai dengan sabda Nabi Shallallahu alaihi wa sallam di atas. Bahwa, salah satu di antara ciri kiamat adalah seorang hamba perempuan melahirkan tuannya.
Terdapat beberapa penafsiran para ulama mengenai maksud dari sabda Rasulullah SAW tersebut. Pertama, maksudnya adalah seorang anak menyetubuhi ibunya sendiri. Kedua, seorang anak memperlakukan ibunya seperti budak. Ketiga, durhaka anak terhadap ibunya. Keempat, keadaan di atas menggambarkan kekacaun sosial dari segi moral. Dari beberapa tafsiran di atas semuanya mengarah pada satu wacana yang sama, yaitu di antara alamat hari akhir terjadi kekacauan akhlak pada diri manusia, seperti perlakuan anak yang tidak layak kepada ibunya.
Beberapa fenomena di atas, bukan hanya hembusan kabar semata, tetapi sudah menjadi fakta. Bisa dikatakan, bahwa terjadinya perzinahan disebabkan oleh para perempuan yang tidak mampu menjaga izzah dirinya. Seandainya semua perempuan mampu menjaga izzah (kesucian)dirinya dengan tidak bertabarruj baik dalam berpakaian maupun berhias, menutup aurat, berbicara dan bersikap dengan tegas di hadapan lawan jenis, tidak memakai parfum yang menyengat ketika pergi keluar dan masih banyak lagi wasilah-wasilah yang diajarkan Islam demi menjaga izzah seorang perempuan. (Baca juga : Inilah Cara-cara Mengingat Kematian )
Muslimah, meskipun kiamat adalah suatu rahasia besar, tapi Allah memberikan sejumlah isyarat atau tanda kepada manusia bahwa saatnya telah dekat. Karena itu, sebagai muslim, kita butuh kepekaan hati untuk bisa membaca tanda-tanda tersebut.
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :