Ini Pentingnya Menjaga Izzah dan Iffah

loading...
Ini Pentingnya Menjaga Izzah dan Iffah
Seorang muslimah yang cerdas adalah yang mampu menjaga kesucian dan kemuliaan dirinya. foto ilustrasi/ist
Seorang muslimahyang cerdas adalah yang mampu menjaga kesucian dan kemuliaan dirinya. Muslimah harus memiliki izzah dan iffah. Izzah adalah kesucian atau kemuliaan, sebuah harga diri dan kehormatan perempuan sebagai seorangmuslimah. Sedangkan iffah adalah menahan atau cara menjaga kesucian dan kemuliaan tersebut.

Secara istilah, menahan diri sepenuhnya dari perkara-perkara yang Allah haramkan. Dan bagaimana seorangmuslimah dapat menjaga kesucian dirinya dengan menjadikan malu sebagai pakaian mereka. Izzah juga merupakan kehormatan sebagai seorangmuslimah. Sedangkan dengan iffah maka seorang muslimah dapat menjaga kesucian dirinya dengan menjadikan malu sebagai pakaian mereka. Malu adalah sebagian dari iman dan malu adalah akhlak islam. (Baca juga :Tiga Perkara yang Dapat Mengangkat Derajat)

Bahkan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda;

“Sesungguhnya perkataan yang diwarisi oleh orang-orang dari perkataan Nabi-Nabi terdahulu adalah, “Jika engkau tidak malu, berbuatlah sesukamu” (HR Bukhari).



Dengan begitu, izzah dan iffah adalah akhlak yang tinggi, mulia, dan dicintai oleh Allah Ta'ala. Bahkan akhlak ini merupakan sifat hamba-hamba Allah Ta'ala yang saleh, yang senantiasa memuji keagungan Allah Ta'ala takut akan siksa, azab, dan murka-Nya, serta selalu mencari keridhaan dan pahala-Nya.

Sifat izzah dan iffah ini sudah semestinya dimiliki setiap muslimah. Wanita muslimah harus sadar bahwa dirinya adalah anak-anak panah iblis yang beracun, yang siap meluluh lantakkan hatikaum Adam. Wanita adalah sumber fitnah dan sumber dosa bagi mereka kaum Adam.

Firman Allah Ta'ala



ﻭَﻟْﻴَﺴْﺘَﻌْﻔِﻒِ ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﻻَ ﻳَﺠِﺪُﻭْﻥَ ﻧِﻜَﺎﺣًﺎ ﺣَﺘَّﻰ ﻳُﻐْﻨِﻴَﻬُﻢُ ﺍﻟﻠﻪُ ﻣِﻦْ ﻓَﻀْﻠِﻪِ
halaman ke-1 dari 3
cover top ayah
يٰۤاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡۤا اِنۡ جَآءَكُمۡ فَاسِقٌ ۢ بِنَبَاٍ فَتَبَيَّنُوۡۤا اَنۡ تُصِيۡبُوۡا قَوۡمًا ۢ بِجَهَالَةٍ فَتُصۡبِحُوۡا عَلٰى مَا فَعَلۡتُمۡ نٰدِمِيۡنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.

(QS. Al-Hujurat:6)
cover bottom ayah
preload video