Dituduh Penganut Syiah yang Ingin Berontak, Imam Syai'i Ditangkap

Kamis, 30 April 2020 - 16:00 WIB
Setelah bebas, Imam Syafi’i tidak kembali ke Yaman atau pulang ke Makkah. Beliau justru menetap di Baghdad guna menimba ilmu. Ilustrasi/Ist
PADA tahun 179 H, Imam Syafi’i harus menelan pil pahit dalam kehidupan akademisnya. Bagaimana tidak? Di tahun yang sama itu wafat dua guru mulianya Imam Malik di Madinah dan Syaikh Kholid az-Zanji di Makkah. Namun, wafatnya kedua guru beliau tak lantas membuatnya larut dalam kesedihan. (Baca juga: Saat Imam Syafi’i Berguru ke Imam Malik di Madinah )

Sebelum kepergian gurunya Imam Malik, Imam Syafi’i telah pula mengembara ke Kufah di Irak untuk berguru kepada ulama yang ada di sana. Di kota Kufah ini, atas bekal yang diberikan oleh Imam Malik, Imam Syafi’i bertemu dengan Imam Abu Yusuf dan Imam Muhammad bin al-Hasan, dua murid senior dari Imam Abu Hanifah.

Keduanya begitu menghargai sosok Imam Syafi’i karena kapasitas ilmu yang ada padanya. Begitu pula sikap Imam Syafi’i kepada keduanya.

Imam Syafi’i bermukim di kota Kufah selama hampir dua tahun, sebelum pergi ke beberapa daerah di Persia dan kemudian pulang kembali Kota Madinah sampai wafatnya Imam Malik.

Menikah

Belum lama tiba di Makkah, sekembalinya dari Madinah, Gubernur Yaman yang kala itu bertandang ke kota Makkah terkesima dengan kecerdasan dan keluasan ilmu Imam Syafi’i. Maka ia berencana membawa beliau ke Yaman untuk dijadikan staf ahli di kantor gubernur Yaman.

Ajakan itu diamini oleh Imam Syafi’i. Bukan semata untuk mengejar dunia, tetapi memang kewajiban Imam Syafi’i-lah yang harus mencari nafkah untuk keluarganya setelah sekian lama fokus menimba ilmu.

Kala itu Imam Syafi’i berusia 29 tahun. Selain bekerja, beliau juga tetap mencari ilmu dengan berguru ke beberapa ulama Yaman sekaligus mengajar para pemuda Yaman.

Ketika bekerja di negeri Yaman inilah Imam Syafi’i menikah dengan Hamidah binti Nafi’. Dari perkawinannya ini, beliau dikaruniai satu orang putra bernama Abu Utsman Muhammad dan dua orang putri bernama Fathimah dan Zainab.

Fitnah Keji
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!