Keluarga Berperan Penting dalam Melahirkan Generasi Pejuang

Senin, 30 Oktober 2023 - 12:44 WIB
"Dan barangsiapa mencari agama selain Islam, dia tidak akan diterima, dan di akhirat dia termasuk orang yang rugi". (QS Ali Imran: 85).

2. Menguasai ilmu dan tsaqaafah yang mumpuni

Tanpa ilmu, tidak mungkin mengerjakan amal kebaikan. Ali-alih mendapat balasan pahala, justru yang terjadi adalah penyesalan dan kepayahan. Ini sebagaimana digambarkan Allah Swt. dalam firman-Nya. (QS Al-Ghashiyah [88]: 1–4).

3. Konsisten antara ilmu dan amal

Generasi pejuang adalah generasi yang rajin menuntut ilmu, juga semangat menambah amal kebaikan.

4. Memahami bahwa Islam harus diterapkan dan diperjuangkan

Generasi pejuang adalah mereka yang memahami Islam sebagai panduan kehidupan dan rahmat.

Dalilnya:

وَمَاۤ اَرۡسَلۡنٰكَ اِلَّا رَحۡمَةً لِّـلۡعٰلَمِيۡنَ


"Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam". (QS al-Anbiya’: 107).

Mereka pun memahami bahwa tegaknya Islam harus diperjuangkan dan mereka termasuk yang berkewajiban berada di dalam barisannya. (QS Ash-Shaf [61]: 4).

5. Memahami dan menguasai perkembangan politik kekinian

Generasi pejuang adalah mereka yang senantiasa update peristiwa politik. Mereka pun mengetahui analisis politiknya sehingga bisa memberikan sikap yang tepat. Berjuang tanpa menguasai perkembangan dan konstelasi politik, ibarat pergi berperang tanpa memahami medan dan tidak dibekali senjata yang tepat.

6. Menghiasi diri dengan karakter pejuang

Karakter pejuang, yakni tangguh, berani, keyakinan kuat, dan lainnya. Pejuang bukanlah pecundang yang akan lari dari medan perang. Bukan pula yang tidak berani menyampaikan kebenaran ketika tekanan dan kesulitan mengancam. Mereka tidak mudah berbelok arah manakala ada iming-iming dan harapan yang menggiurkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!