Ciri-ciri Puasa Ramadan Diterima Allah SWT
Rabu, 01 November 2023 - 17:52 WIB
Namun, siapa saja yang kemudian kembali berbuat dosa dan maksiat setelah Ramadan, ketahuilah bahwa ganjaran Allah menanti orang-orang tersebut. Ucapan selamat tinggal pada Ramadan hanyalah sedikit tanda bahwa amal shaleh yang telah dikerjakan itu akan terkubur.
Jadi, seorang Muslim perlu ingat bahwa pintu surga selalu terbuka bagi mereka yang melanjutkan amal shaleh. Ingat pula bahwa puasa tidak terbatas pada bulan Ramadan.
Riwayat hadis telah menyebutkan, bahwa Nabi Muhammad SAW biasa berpuasa pada Senin dan Kamis dalam sepekan. Selain itu, kebiasaan tilawah Al Qur'an pada bulan suci Ramadan juga perlu senantiasa dirutinkan kembali di bulan-bulan selanjutnya usai Ramadan, meski betapa padatnya rutinitas sehari-hari.
Melanjutkan puasa sunah bulan Syawal dan bulan lainnya pertanda bahwa puasa Ramadan seseorang telah diterima Allah SWT. Karena jika Allah menerima amal seorang hamba maka Dia akan memberikan taufik kepada hamba tersebut untuk melakukan amal saleh yang lain setelahnya.
Ibnu Rajab Al-Hambali mengatakan,
Artinya: "Membiasakan puasa setelah puasa Ramadhan merupakan tanda diterimanya amal puasa di bulan Ramadan. Sesungguhnya Allah jika menerima suatu amal hamba, maka Allah beri ia taufik untuk melakukan amal shaleh setelahnya."
Begitu pula sebaliknya, barangsiapa yang melaksanakan kebaikan lalu malah dilanjutkan dengan amalan kejelekan maka ini adalah tanda tertolaknya atau tidak diterimanya amalan kebaikan yang
Jadi, seorang Muslim perlu ingat bahwa pintu surga selalu terbuka bagi mereka yang melanjutkan amal shaleh. Ingat pula bahwa puasa tidak terbatas pada bulan Ramadan.
Riwayat hadis telah menyebutkan, bahwa Nabi Muhammad SAW biasa berpuasa pada Senin dan Kamis dalam sepekan. Selain itu, kebiasaan tilawah Al Qur'an pada bulan suci Ramadan juga perlu senantiasa dirutinkan kembali di bulan-bulan selanjutnya usai Ramadan, meski betapa padatnya rutinitas sehari-hari.
Ciri Puasa yang Diterima Allah SWT
Ada beberapa ciri bahwa ibadah puasa diterima oleh Allah SWT. Ciri-ciri ini tidaklah mutlak karena hanya Allah SWT yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.1. Dimudahkan melakukan puasa sunnah setelah Ramadan
Mengutip buku Apakah Amalan Kita Diterima Allah SWT? oleh Alexander Zulkarnaen, S.Pd.I. dijelaskan bahwa seorang yang mengerjakan puasa Syawal bisa menjadi indikasi diterimanya puasa Ramadan.Melanjutkan puasa sunah bulan Syawal dan bulan lainnya pertanda bahwa puasa Ramadan seseorang telah diterima Allah SWT. Karena jika Allah menerima amal seorang hamba maka Dia akan memberikan taufik kepada hamba tersebut untuk melakukan amal saleh yang lain setelahnya.
Ibnu Rajab Al-Hambali mengatakan,
أن معاودة الصيام بعد صيام رمضان علامة على قبول صوم رمضان فإن الله إذا تقبل عمل عبد وفقه لعمل صالح بعده كما قال بعضهم: ثواب الحسنة الحسنة بعدها فمن عمل حسنة ثم اتبعها بعد بحسنة كان ذلك علامة على قبول الحسنة الأولى كما أن من عمل حسنة ثم اتبعها بسيئة كان ذلك علامة رد الحسنة وعدم قبولها
Artinya: "Membiasakan puasa setelah puasa Ramadhan merupakan tanda diterimanya amal puasa di bulan Ramadan. Sesungguhnya Allah jika menerima suatu amal hamba, maka Allah beri ia taufik untuk melakukan amal shaleh setelahnya."
Begitu pula sebaliknya, barangsiapa yang melaksanakan kebaikan lalu malah dilanjutkan dengan amalan kejelekan maka ini adalah tanda tertolaknya atau tidak diterimanya amalan kebaikan yang
Lihat Juga :