Makam Nabi Ya'qub dalam Sinagog: Apa Agamanya?
Minggu, 05 November 2023 - 07:26 WIB
Makam Nabi Yaqub dan putranya, Nabi Yusuf, ada di dalam sinagog Hebron, Palestina. Foto:Ilustrasi: Ist
Makam Nabi Ya'qub dan putranya, Nabi Yusuf , ada di dalam sinagog Hebron, Palestina . Sinagog itu sendiri berada dalam kompleks Masjid Khalil Ibrahim. Di kompleks ini juga ada makam Nabi Ibrahim dan Nabi Ishaq. Bedanya, Nabi Ibrahim dan Nabi Ishaq ada di dalam masjid.
Makam ini lebih tepatnya sebagai makam keluarga Nabi Ibrahim. Di sini ada juga makam istri Nabi Ibrahim Siti Sarah, istri Nabi Ishaq as Siti Ribka, istri Nabi Yaqkub Siti Leah.
Baca juga: Mengapa Nabi Ya'qub Minta Dimakamkan di Hebron? Begini Penjelasannya
Tak sembarang orang bisa berkunjung ke makam Nabi Ya'qub. Kompleks ini dijaga amat ketat oleh tentara Israel. Ruangan makam bapak dan anak ini tertutup.
Pada 1994 terjadi tragedi di kompleks ini. Seorang penganut Yahudi radikal dari Amerika Serikat yang bernama Baruch Goldstein menembaki umat Islam yang sedang salat Subuh berjamaah di Masjid Khalil Ibrahim. Akibat serangan itu, 29 jamaah syahid. Goldstein akhirnya dibunuh di dalam masjid itu oleh para jamaah yang selamat dari pembantaian.
Sejak itu, Masjid Khalil Ibrahim dijaga sangat ketat oleh tentara Israel.
Pemerintah Israel kemudian membagi masjid menjadi dua bagian. Area utama masjid tetap difungsikan sebagai masjid untuk umat Islam. Sedangkan area lainnya dijadikan sinagog, tempat ibadah umat Yahudi.
Makam Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ishaq AS berada di area masjid, sedangkan makam Nabi Ya’qub dan Nabi Yusuf berada di area sinagog. Bagi orang Yahudi atau Bani Israil, Nabi Ya’qub AS adalah bapak moyangnya.
Baca juga: Kisah Nebukadnezar Jadikan Budak Puluhan Ribu Keturunan Nabi Ya'qub dan Nabi Sulaiman
Sebenarnya pada 2017, UNESCO telah menetapkan Masjid Khalil Ibrahim sebagai situs sejarah milik Palestina. Namun, pemerintah Israel tetap menguasainya dengan dalih untuk melindungi kepentingan umat ketiga agama: Islam, Yahudi, dan Nasrani.
Makam ini lebih tepatnya sebagai makam keluarga Nabi Ibrahim. Di sini ada juga makam istri Nabi Ibrahim Siti Sarah, istri Nabi Ishaq as Siti Ribka, istri Nabi Yaqkub Siti Leah.
Baca juga: Mengapa Nabi Ya'qub Minta Dimakamkan di Hebron? Begini Penjelasannya
Tak sembarang orang bisa berkunjung ke makam Nabi Ya'qub. Kompleks ini dijaga amat ketat oleh tentara Israel. Ruangan makam bapak dan anak ini tertutup.
Pada 1994 terjadi tragedi di kompleks ini. Seorang penganut Yahudi radikal dari Amerika Serikat yang bernama Baruch Goldstein menembaki umat Islam yang sedang salat Subuh berjamaah di Masjid Khalil Ibrahim. Akibat serangan itu, 29 jamaah syahid. Goldstein akhirnya dibunuh di dalam masjid itu oleh para jamaah yang selamat dari pembantaian.
Sejak itu, Masjid Khalil Ibrahim dijaga sangat ketat oleh tentara Israel.
Pemerintah Israel kemudian membagi masjid menjadi dua bagian. Area utama masjid tetap difungsikan sebagai masjid untuk umat Islam. Sedangkan area lainnya dijadikan sinagog, tempat ibadah umat Yahudi.
Makam Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ishaq AS berada di area masjid, sedangkan makam Nabi Ya’qub dan Nabi Yusuf berada di area sinagog. Bagi orang Yahudi atau Bani Israil, Nabi Ya’qub AS adalah bapak moyangnya.
Baca juga: Kisah Nebukadnezar Jadikan Budak Puluhan Ribu Keturunan Nabi Ya'qub dan Nabi Sulaiman
Sebenarnya pada 2017, UNESCO telah menetapkan Masjid Khalil Ibrahim sebagai situs sejarah milik Palestina. Namun, pemerintah Israel tetap menguasainya dengan dalih untuk melindungi kepentingan umat ketiga agama: Islam, Yahudi, dan Nasrani.
Lihat Juga :