Semua Nabi Ajarkan Tauhid: Bagaimana dengan Yahudi?
Selasa, 07 November 2023 - 15:21 WIB
Sepuluh Firman atau Perintah yang berisi asas-asas akidah (keyakinan) dan asas-asas syariat (kebaktian) itu tercantum dalam kitab Keluaran pasal 20: 1-17 dan Kitab Ulangan pasal 5: 1-21.
Sepuluh Perintah Allah SWT itu sebagai berikut: keharusan mengakui ke-Esa-an Allah dan mencintai-Nya. Larangan menyembah berhala atau patung, sebab Allah SWT tidak dapat diserupakan dengan makhluk-makhluk-Nya baik yang ada di langit, di darat, maupun di air. Perintah menyebut nama Allah SWT dengan hormat. Perintah memuliakan hari Sabat (Sabtu). Perintah menghormati ayah-ibu.
Selanjutnya, larangan membunuh sesama manusia. Larangan berbuat cabul (mendekati zina). Larangan mencuri. Larangan berdusta (menjadi saksi palsu). Larangan berkeinginan mempunyai atau menguasai barang orang lain dengan cara yang tidak tepat.
Selain Sepuluh Firman atau Perintah Allah SWT itu, Nabi Musa as juga menerima wahyu lain tentang cara melakukan salat, berkurban, upacara, dan lain sebagainya.
Baca juga: Zionis Klaim Talmud Merupakan Nukilan Taurat, Benarkah?
Dalam menyiarkan ajaran tersebut, Nabi Musa as ., dibantu oleh saudaranya, Nabi Harun as. Lalu kenapa masih ada perbedaan di antara Yahudi dan Islam yang berasal dari satu tuhan?
Pengingkaran beberapa waktu lamanya sesudah Nabi Musa as wafat, isi kitab Taurat telah diubah oleh pemuka Yahudi. Beberapa firman Allah SWT dalam kitab tersebut mereka gelapkan, sebagaimana telah difirmankan oleh Allah SWT dalam Al Qur'an.
"Dan mereka tidak memuliakan Allah dengan kemuliaan yang semestinya saat mereka berkata: “Allah tidak menurunkan sesuatu pun kepada manusia.”
Jawablah (ya Muhammad): “Siapakah yang menurunkan kitab (Taurat) yang dibawa oleh Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi manusia, kamu jadikan kitab itu lembaran-lembaran kertas yang bercerai-berai, kamu perlihatkan (sebagiannya) dan kamu sembunyikan sebagian besarnya, padahal telah diajarkan apa yang kamu dan bapak-bapak kamu belum ketahui.” Katakanlah: “Allah (telah menurunkannya)”. Kemudian biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya.” ( QS Al An‟am : 91).
Baca juga: Kisah Dahsyat Kaum Tsamud yang Tidak Disinggung di Taurat
Sepuluh Perintah Allah SWT itu sebagai berikut: keharusan mengakui ke-Esa-an Allah dan mencintai-Nya. Larangan menyembah berhala atau patung, sebab Allah SWT tidak dapat diserupakan dengan makhluk-makhluk-Nya baik yang ada di langit, di darat, maupun di air. Perintah menyebut nama Allah SWT dengan hormat. Perintah memuliakan hari Sabat (Sabtu). Perintah menghormati ayah-ibu.
Selanjutnya, larangan membunuh sesama manusia. Larangan berbuat cabul (mendekati zina). Larangan mencuri. Larangan berdusta (menjadi saksi palsu). Larangan berkeinginan mempunyai atau menguasai barang orang lain dengan cara yang tidak tepat.
Selain Sepuluh Firman atau Perintah Allah SWT itu, Nabi Musa as juga menerima wahyu lain tentang cara melakukan salat, berkurban, upacara, dan lain sebagainya.
Baca juga: Zionis Klaim Talmud Merupakan Nukilan Taurat, Benarkah?
Dalam menyiarkan ajaran tersebut, Nabi Musa as ., dibantu oleh saudaranya, Nabi Harun as. Lalu kenapa masih ada perbedaan di antara Yahudi dan Islam yang berasal dari satu tuhan?
Pengingkaran beberapa waktu lamanya sesudah Nabi Musa as wafat, isi kitab Taurat telah diubah oleh pemuka Yahudi. Beberapa firman Allah SWT dalam kitab tersebut mereka gelapkan, sebagaimana telah difirmankan oleh Allah SWT dalam Al Qur'an.
"Dan mereka tidak memuliakan Allah dengan kemuliaan yang semestinya saat mereka berkata: “Allah tidak menurunkan sesuatu pun kepada manusia.”
Jawablah (ya Muhammad): “Siapakah yang menurunkan kitab (Taurat) yang dibawa oleh Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi manusia, kamu jadikan kitab itu lembaran-lembaran kertas yang bercerai-berai, kamu perlihatkan (sebagiannya) dan kamu sembunyikan sebagian besarnya, padahal telah diajarkan apa yang kamu dan bapak-bapak kamu belum ketahui.” Katakanlah: “Allah (telah menurunkannya)”. Kemudian biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya.” ( QS Al An‟am : 91).
Baca juga: Kisah Dahsyat Kaum Tsamud yang Tidak Disinggung di Taurat
(mhy)
Lihat Juga :