Tanda Kiamat Waktu Terasa Kian Cepat, Ini Penyebabnya!

Jum'at, 10 November 2023 - 05:10 WIB
Syaikh Imran N Hosein menjelaskan penyebab waktu bergerak lebih cepat dalam perspektif spritual. Foto/RHS
Di antara tanda-tanda Kiamat yang dinubuwahkan Nabi Muhammad ﷺ, salah satunya waktu bergerak lebih cepat. Apa sebenarnya yang menyebabkan waktu terasa kian cepat?

Dalam buku "Tanda-tanda Hari Akhir pada Zaman Modern", Syaikh Imran N Hosein menjelaskan penyebab waktu bergerak lebih cepat dalam perspektif spritual. Berikut kabar Nubuwah yang disampaikan Rasulullah ﷺ dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَتَقَارَبَ الزَّمَانُ فَتَكُونَ السَّنَةُ كَالشَّهْرِ وَيَكُونَ الشَّهْرُ كَالْجُمُعَةِ وَتَكُونَ الْجُمُعَةُ كَالْيَوْمِ وَيَكُونَ الْيَوْمُ كَالسَّاعَةِ وَتَكُونَ السَّاعَةُ كَاحْتِرَاقِ السَّعَفَةِ

Artinya: "Tidak akan tiba hari Kiamat hingga zaman berdekatan, setahun bagaikan sebulan, sebulan bagaikan sepekan, sepekan bagaikan sehari, sehari bagaikan sejam dan sejam bagaikan terbakarnya pelepah pohon kurma." (HR Ahmad, At-Tirmidzi)

Dalam riwayat lain disabdakan Nabi ﷺ (tentang tanda-tanda Kiamat): "Zaman terasa ringkas, amal shalih berkurang, kebakhilan merajalela, fitnah (maksiat) dinyatakan secara terang-terangan, dan banyak Al-haraj." Para sahabat bertanya: "Ya Rasulullah, apa maksud Al-haraj?" Nabi menjawab: "Pembunuhan-pembunuhan." (HR Al-Bukhari 6537)

Beberapa ulama berpendapat tentang makna berdekatannya zaman yaitu sedikitnya keberkahan di dalam waktu. Ibnu Hajar rahimahullah berkata dalam Fathul Baari: "Hal ini telah didapati pada zaman kita sekarang ini. Karena kita telah menjumpai cepatnya waktu berlalu yang tidak pernah kita temukan pada zaman sebelum kita."

Pandangan Syaikh Imran Hosein

Cendekiawan muslim asal Trinidad dan Tobago, Syaikh Imran N Hosein memberi pandangan tentang "waktu yang bergerak lebih cepat" sehingga satu tahun akan berlalu seperti sebulan, sebulan akan berlalu seperti seminggu, seminggu seperti sehari, sehari seperti satu jam, dan satu jam seperti waktu yang dibutuhkan untuk menyalakan api." Mengapa demikian?

Beliau menjelaskan bahwa persepsi waktu bergerak lebih cepat merupakan akibat dari hati yang tidak mengingat (berdzikir) pada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Manusia keasyikan dengan kehidupan dunia yang menguasai hati secara eksklusif. Akibat dari kekosongan spiritual ini, sehingga orang akan membuat perjanjian bisnis satu sama lain dan hampir tidak ada orang yang akan memenuhi janjinya. Orang akan berkomentar tentang betapa cerdas, bijaksana dan teguh pendiriannya, sementara kenyataannya dia tidak memiliki iman (kepada Allah) di dalam hatinya walau sekecil biji sawi.

Nabi ﷺ juga mengingatkan bahwa godaan akan disajikan kepada hati manusia seperti tikar buluh yang dianyam jalinan demi jalinan. Dan setiap hati yang diresapi oleh godaan akan diberi tanda hitam di dalamnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!